Berita Pemkab Kutai Timur

Cuma 60 Orang Rekam e-KTP, Kesadaran Warga Dianggap Masih Minim

Menurut Kadisdukcapil, Januar Harlian mengatakan timya sudah bergerak cepat dan menjemput bola untuk melayani warga.

Cuma 60 Orang Rekam e-KTP, Kesadaran Warga Dianggap Masih Minim
HUMAS PEMKAB KUTIM/Irfan
Kadisdukcapil Januar Herlian saat memaparkan laporan terkini perekaman e-KTP di Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Meskipun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur (Kutim) sudah melakukan pelayanan perekaman ekstra di hari tambahan seperti Sabtu dan Minggu, namun animo warga yang mengurus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terbilang rendah.

Ini dilihat dari data Disdukcapil saat membuka rekam e-KTP di Desa Swarga Bara, jumlah kunjungan warga tercatat 60 orang dari target yang diinginkan yaitu sebesar 2.000 orang.

Hal ini pun dilaporkan langsung oleh Kadisdukcapil Januar Harlian PLA saat kegiatan Coffee Morning dihadapan Bupati Ismunandar dan Seskab Irawansyah, Senin (30/10/2017).

Menurut Kadisdukcapil, Januar Harlian mengatakan timya sudah bergerak cepat dan menjemput bola untuk melayani warga agar sudah mempunyai e-KTP.

Tapi melihat dari catatan ini kesadaran masyarakat masih minim.

Baca: Perdami Bakti Sosial Operasi Katarak, Ratusan Pasien Sukses Diobati

Padahal Disdukcapil telah membuka perekaman di Desa Swarga Bara dimaksudkan untuk memudahkan para pekerja swasta untuk melakukan perekaman e-KTP.

“Minimnya kedatangan masyarakat untuk merekam e-KTP di hari libur di Sabtu dan Minggu dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pelayanan di akhir pekan tersebut, meskipun sosialisasi sudah dilakukan di beberapa media cetak maupun media sosial,” ucapnya.

Januar menambahkan, berbagai upaya sudah dilaksanakan untuk percepatan pengurusan e-KTP antara lain mendatangi masyarakat yang belum melakukan perekaman, seperti di sekolah dan juga perusahaan.

Khusus untuk sekolah dilakukan perekaman bagi pelajar yang sudah berusia 16 sampai dengan 17 tahun, sementara pelajar yang baru berumur 16 tahun, perekaman dilakukan untuk data penerbitan e-KTP ketika diusia 17 tahun.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved