Berita Pemkab Kutai Timur

Perdami Bakti Sosial Operasi Katarak, Ratusan Pasien Sukses Diobati

Kegiatan bakti sosial operasi katarak yang berlangsung di Kecamatan Muara Bengkal pada akhir Oktober 2017 lalu berlangsung lancar.

Perdami Bakti Sosial Operasi Katarak, Ratusan Pasien Sukses Diobati
ISTIMEWA
Suasana pembukaan kegiatan bakti sosial yang disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD Kutim Ny Hj Encek UR Firgasih. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kegiatan bakti sosial operasi katarak yang berlangsung di Kecamatan Muara Bengkal pada akhir Oktober 2017 lalu berlangsung lancar.

Bakti sosial yang dilaksanakan oleh Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia) Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) hari itu sukses digelar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui PKM Muara Bengkal dan ILUNI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia).

Kegiatan sosial tersebut tak hanya dihadiri Camat Muara Bengkal Darmansyah, tetapi juga Ketua TP PKK Kutim yang juga Wakil Ketua DPRD Kutim, Hj Encek UR Firgasih didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Dinkes, dr Hj Yuwana Sri Kurniawati MSi.

“Bakti sosial untuk membantu sesama seperti (operasi katarak) ini perlu didukung dan diapresiasi. Momentum membantu sesama, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan membutuhkan ini tentunya akan sangat memberikan manfaat yang besar,” kata Encek UR Firgasih yang juga menjabat Bunda PAUD Kutim disela-sela kegiatan waktu itu.

Dia berharap, penggiat aksi sosial tidak hanya datang dari kalangan dokter mata saja, tetapi juga dokter-dokter spesialis lainnya.

Sehingga kedepan derajat kesehatan masyarakat Kutim semakin meningkat dan biaya berobat juga makin murah.

Kabid P3 Dinkes, dr Hj Yuwana Sri Kurniawati MSi menjelaskan pada kegiatan bakti sosial kali ini tim dokter menangangi ratusan pasien.

“Detailnya sebanyak 158 pasien mengikuti screening, namun hanya 58 warga yang dioperasi,” jelas Yuwana.

Kegiatan ini, melibatkan tim dokter mata dan perawat mata sebanyak delapan orang.

Di antaranya dr Eka  SpM,  dr Putri SpM,  dr Wamfret SpM, dr Zainudin SpM. Tujuan utamanya tentu untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka penderita katarak yang hingga saat ini jumlahnya masih sangat tinggi di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved