Kabupaten Terkaya Ditagih 9 Sekolah Terkait Pencarian DAK

Bantuan DAK untuk pembangunan gedung baru dan rehab 9 sekolah sudah beres, saat ini tinggal finishing

Kabupaten Terkaya Ditagih 9 Sekolah Terkait Pencarian DAK
tribunkaltim.co/alfiansyah
Sebagian siswa memilih melepas alas kaki saat melewati jalanan menuju sekolah yang masih tanah dan berbatu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Terdapat sembilan sekolah tingkat SMP di Kukar saat ini menunggu pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat yang tersisa 20 persen. Pasalnya, progres pembangunan gedung baru dan rehabilitasi 9 sekolah hampir rampung.

“Bantuan DAK untuk pembangunan gedung baru dan rehab 9 sekolah sudah beres, saat ini tinggal finishing,” kata Tulus Sutopo, Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Minggu (12/11).

Terkait pencairan DAK yang tersisa 20 persen, Tulus mengatakan, pihaknya menunggu dari pemerintah pusat. Ia mengklaim, penyerapan DAK untuk 9 sekolah di Kukar menjadi terbaik di Kaltim.

“Tapi target kami bukan Kaltim, tapi menjadi yang terbaik untuk penyerapan DAK se-Indonesia,” ujarnya. Ia meyakini pekerjaan yang dilakukan dengan baik akan memberikan peluang ke depan lebih baik.   

Ia berharap DAK untuk 9 sekolah bisa dicairkan November ini ke rekening masing-masing sekolah. Pasalnya, semua laporan terkait pembangunan dan rehabilitasi gedung disetor ke pusat pada 15 Desember 2017 mendatang.

Seperti diketahui, tahun ini 9 sekolah jenjang SMP di Kukar mendapatkan bantuan pemerintah dengan total nilai Rp 5,8 miliar. Bantuan ini meliputi pembangunan unit sekolah baru, rehab, pembangunan Laboratorium IPA dan perpustakaan. Nilai bantuan bervariasi mulai Rp 275 juta-Rp 2,9 miliar.

“Hanya satu sekolah yang mendapatkan bantuan gedung sekolah baru senilai Rp 2,9 miliar, yakni SMPN 7 Kota Bangun, sedangkan 8 sekolah lainnya mendapat bantuan rehab, pembangunan Lab IPA dan perpus,” kata Tulus.

Ia mengatakan, dulu bantuan ini berupa block grant, namun sekarang disebut bantuan pemerintah tapi tetap swakelola. Menurutnya, bantuan pemerintah untuk 9 sekolah ini sangat besar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Dulu, bantuan rehab itu hanya sekitar Rp 34 juta-Rp 84 juta, angkanya sangat sedikit jika dibandingkan tahun ini yang rata-rata mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Bantuan ini akan berpengaruh terhadap penerima bantuan tahun berikutnya, apabila tahun ini penerima bantuan dapat nilai spektakuler terus, maka bantuan akan bertambah terus dan cenderung diutamakan. Tahun 2016 lalu, Kukar juga mendapatkan bantuan perbaikan 15 sekolah yang rusak dengan total anggaran Rp 20 miliar. (*)

 9 sekolah di Kukar dapat Bantuan DAK tahun ini:
SMPN 7 Kota Bangun                         : Rp 2,9 miliar untuk Unit Sekolah Baru
SMPN 1 Muara Muntai                      : Rp 550 juta untuk rehab
SMPN  2 Tenggarong Seberang          : Rp 304 juta untuk perpustakaan
SMPN 3 Kembang Janggut                   : Rp 342 juta untuk Lab IPA
SMPN 3 Loa Kulu                              : Rp 325 juta untuk rehab
SMPN 3 Muara Kaman                       : Rp 425 juta untuk rehab
SMPN 4 Kota Bangun                         : Rp 275 juta untuk rehab
SMPN 4 Loa Kulu                              : Rp 342 juta untuk Lab IPA
SMPN 5 Loa Janan                               : Rp 342 juta untuk Lab IPA
Sumber: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar. (top)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved