Jaga NKRI Amankan WNA

Imigrasi dan Pemkab Paser Teken MoU Sepakat Perketat Pengawasan Orang Asing

Dirjen Imigrasi dan Pemkab Paser melakukan kerja sama berupa MoU untuk memperketat pengawasan orang asing yang berada di wilayah ini.

Imigrasi dan Pemkab Paser Teken MoU Sepakat Perketat Pengawasan Orang Asing
sarassani/tribun kaltim
Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Paser H Sudirman usai rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Ballroom Kuaro Hotel Bumi Paser, Kamis (9/11). 

TANA PASER, TRIBUN – Pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Kabupaten Paser menurut Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Paser H Sudirman, sangat diperlukan dilakukan untuk mengantisipasi setiap potensi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pastikan mereka membawa dampak positif untuk kepentingan masyarakat Paser, tidak menutup kesempatan kerja bagi warga lokal. Dan jangan ada perusahaan yang secara eksklusif melindungi tenaga kerja asing, mengalang-alangi pemerintah mengetahui keberadaan mereka,” kata Sudirman.

Disampaikan saat membuka Rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Ballroom Kuaro Hotel Bumi Paser, Kamis (9/11), Sudirman berharap para pemangku kepentingan ikut mengawasi keberadaan tenaga kerja asing di Paser.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Paser H Sudirman usai rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Ballroom Kuaro Hotel Bumi Paser, Kamis (9/11).
Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Paser H Sudirman usai rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Ballroom Kuaro Hotel Bumi Paser, Kamis (9/11). (sarassani/tribun kaltim)

“Semua harus sepengetahuan perangkat pemerintah mulai level RT hingga dilaporkan tingkat kabupaten,” ucapnya.

Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie melantik Pengurus Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Paser 2017-2022 di Pendopo Kabupaten, Rabu (8/11).
Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie melantik Pengurus Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Paser 2017-2022 di Pendopo Kabupaten, Rabu (8/11). (sarassani/tribun kaltim)

Pada kesempatan tersebut Sudirman juga menyampaikan rencana pembentukan Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi di Kabupaten Paser. Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Paser dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi dipertengahan bulan Desember yang memastikan terbentuknya UKK Imigrasi di Paser.

“Rencana ini kita harapkan jadi kenyataan agar kedepan warga Paser tidak susah-susah lagi mengurus paspor dan izin orang asing ke Balikpapan, yang memerlukan biaya dan waktu," kata dia.

Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie bersama Pengurus Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot periode 2017-2019, Senin malam (30/10).
Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie bersama Pengurus Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot periode 2017-2019, Senin malam (30/10). (sarassani/tribun kaltim)

Baca: Bupati Paser Yusriansyah Syarkawie Instruksikan Panggil PTP, PT Trimadu dan PT Telaga Mas

Baca: Enam Kepala Desa Kompak Minta Air Bersih dan Listrik kepada Bupati Paser

Baca: Tim Surveyor KARS Melakukan Uji Akreditasi terhadap RSUD Panglima Sebaya Paser

"Saat ini (pembentukan UKK Imigrasi) sudah dalam proses, Insya Allah pertengahan bulan Desember sudah ada MoU,” ucap Sudirman.

Sementara Kepala Divisi Imigrasi Balikpapan Soenaryo mengatakan kegiatan ini suatu komitmen tentang pentingnya pengawasan warga negara asing di wilayah Kantor Imigrasi kelas I Balikpapan, dalam membangun sinergi dan berkoordinasi untuk menciptakan kondisi aman, tertib dengan tetap mengedepankan kedaulatan NKRI.

Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie saat melaksanakan pertemuan bersama masyarakat Kecamatan Muara Komam di Desa Prayon, Senin (6/11) lalu.
Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie saat melaksanakan pertemuan bersama masyarakat Kecamatan Muara Komam di Desa Prayon, Senin (6/11) lalu. (sarassani/tribun kaltim)

“Peningkatan mobilitas penduduk dunia antar negara menimbulkan berbagai dampak, baik yang menguntungkan maupun merugikan kepentingan dan kehidupan bangsa dan bernegara," katanya.

"Indonesia sebagai tujuan orang asing dari berbagai negara dengan berbagai kepentingan, daya tariknya negara kita adalah kekayaan alam yang berlimpah,” kata Soenaryo.

Baca: Forum BUMDes Pemkab Paser Jajaki Pendirikan Rumah Pangan Kita (RPK)

Baca: Yusriansyah Syarkawie Melantik Pengurus Dewan Kesenian Paser

Baca: Game Horor Buatan Remaja Paser Bakal Dirilis di Pusat Game Terbesar di Dunia

Peningkatan lalu lintas orang, barang dan jasa akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta moderenisasi masyarakat, disamping dampak negatifnya terhadap ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan.

“Untuk itu penegakan hukum keimigrasian maupun penegakan hukum pidana lainnya mutlak dilaksanakan,” tambahnya. (aas)

Penulis: Sarassani
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved