Berita Pemkab Kutai Timur

Sosialisasi Rambah Rutan Polres Kutim, 134 Tahanan Ikut Tes HIV

biasanya para tahanan yang ada di rutan masih kurang memahami informasi terkait penyakit menular mematikan tersebut.

Sosialisasi Rambah Rutan Polres Kutim, 134 Tahanan Ikut Tes HIV
istimewa
Para tahanan mengikuti pemeriksaan HIV/AIDS di rutan Polres Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO  – Menyambut Hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember mendatang, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Polres Kutim, PT Pamapersada Nusantara, PT United Tractors  dan juga Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kutim, UPT Puskesmas Teluk Lingga, Sangatta Utara serta Teluk Pandan,  mengadakan sosialisasi dan pemeriksaan HIV/AIDS, di rutan Polres Kutim, Bukit Pelangi, Senin (6/11). Sebanyak 134 penghuni rutan ikut dalam sosialisasi dan pemeriksaan HIV/AIDS.

Doris selaku Pengelola Program Khusus HIV/AIDS dan IMS Pukesmas Teluk Lingga menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kondisi sekaligus membekali pengetahuan kepada para tahanan tentang bahaya HIV/AIDS.

Sebab, biasanya para tahanan yang ada di rutan masih kurang memahami informasi terkait penyakit menular mematikan tersebut.  Apalagi pemeriksaan kesehatan di rutan juga terbatas. 

 “Kita ingin menjangkau saudara-saudara kita yang di rutan. Jadi walaupun mereka ditahan, mereka tetap mendapatkan fasilitas pemeriksaan HIV/AIDS,” sebutnya.

 Menurut Doris, para tahanan merupakan warga binaan yang berisiko terinfeksi HIV/AIDS. Dengan latar belakang berbeda-beda, contohnya adalah pemakai narkoba dan pelaku seksual serta perilaku menyimpang lainnya.

 Sementra itu, CSR official Pama Ishak Pardede berharap melalui kegiatan ini minimal penghuni rutan memahami informasi sekaligus tahu bagaimana pencegahan tentang HIV/AIDS. Dengan harapan apabila ada yang terjangkit, peserta sosialisasi tidak menularkan kepada orang lain. 

“Tujuannya dapat menurunkan tingkat keterjangkitan HIV/AIDS di Kutim ini,” ujar Ishak.

 Selanjutnya Staf Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Rikka Oktora menambahkan, sosialisasi ini merupakan tindakan pencegahan. Serta sebagai upaya penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan rutan Polres Kutim. Apabila nanti ditemukan ada yang terjangkit, maka pihaknya akan segera memberikan konseling dan upaya perawatan. (advertorial/hms10)

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved