Breaking News:

Skandal Aktivis Diduga Predator Anak

Inilah Sosok Mahasiswa Diduga Predator Anak yang Gegerkan Kaltim, Korbannya Ternyata Sudah 9 Orang!

Korban-korban perilaku bejat PDW itu semua berdomisili di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

TRIBUN KALTIM/ARIDJWANA
PDW (21) tersangka kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap anak di bawah umur, digiring petugas Dit Resekrimum Polda Kaltim, Senin (20/11/2017) di Mapolda Kaltim. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sosok tersangka kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap anak di bawah umur akhirnya dihadirkan di hadapan awak media, Senin (20/11/2017).

Pelaku bernama PDW, usia 21 tahun.

Ia hanya tertunduk saat digiring petugas Dit Resekrimum Polda Kalimantan Timur.

Baca: Beginilah Suasana Ruang Tahanan Setya Novanto, Nuansa Abu-abu Mendominasi

Tersangka kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap anak di bawah umur, Pandu Dharma Wicaksono (21), tertunduk saat dikepung wartawan di Mapolda Kaltim, Senin (20/11/2017).
Tersangka kasus pelecehan seksual sesama jenis terhadap anak di bawah umur, PDW (21), tertunduk saat dikepung wartawan di Mapolda Kaltim, Senin (20/11/2017). (TRIBUN KALTIM/ARIDJWANA)

Baca: Kisah Pembunuh Bayaran Paling Bengis di Indonesia, Penjara Mengubah Jalan Hidupnya

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman yang memimpin jalannya jumpa pers mengungkapkan, saat ini korban yang berhasil diidentifikasi berjumlah 9 orang.

Korban-korban perilaku bejat PDW itu semua berdomisili di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Tersebar di beberapa wilayah mulai dari Samarinda, Balikpapan dan Tarakan.

"Usia korban rata-rata 12 hingga 17 tahun. Masih duduk di bangku SMP dan SMA," kata Kombes Pol Hilman kepada TribunKaltim.co, Senin (20/11/2017).

Baca: Biadab! Gadis Tuli dan Bisu Disetubuhi Paksa hingga Tewas, Faktanya Mengerikan

Hilman mengaku masih mendalami kasus tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan korbannya juga berada di luar negeri.

Sebab, aktivitas pelaku yang diketahui pernah menjabat Presiden Green Generation (organisasi pelajar di Indonesia yang peduli akan lingkungan hidup) sering ke luar negeri.

Baca: Gadis Ini Datang Melayat Kakeknya, Nahas Dia Duluan yang Dimakamkan, Penyebabnya di Luar Nalar

Kasus pelecehan seksual ini terungkap saat penyidik Polda Kaltim menerima laporan dari masyarakat pada 20 Oktober 2017.

Penyidik mulai mendatangi satu per satu korban pelecehan seksual yang dilakukan mantan fasilitator organisasi anak tersebut.

"Ada beberapa anak yang awalnya tak mau menyampaikan kejadian tersebut. Setelah kami lakukan upaya pendekatan, akhirnya mau menyampaikan informasi dan fakta-fakta tersebut," ungkap Hilman.

"Tiga hari kemudian kita langsung naikkan ke penyidikan karena sudah cukup bukti permulaaan. Dari keterangan saksi hingga bukti percakapan seluler antara korban dan pelaku," sambungnya.

Baca: Kasus Video Panas Remaja Samarinda Belum Kelar, Para Pemeran Bakal Diperiksa Lagi, Ada Apa?

Baca: Masih Ingat Mantan Artis Cilik Teman Joshua Ini? Begini Penampilan Mega Utami Kini, Bikin Pangling

Pada Kamis (16/11/2017), polisi mengamankan pelaku di kediamannya, Yogyakarta.

Belakangan diketahui, pelaku tengah menjalani studi di salah satu perguruan tinggi top di Yogyakarta.

Saat dimintai keterangan, P memilih bungkam seribu bahasa.

Ia hanya menundukkan kepala menghindari kamera awak media yang meliput. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved