Tips
Rahasia Masak Jengkol jadi Lezat tanpa Bau dan Pahit, Dijamin Gak Bakal Mabok!
jika salah mengolah jengkol akan pahit, bahkan bisa menyebabkan pusing dan 'mabok jengkol' setelah banyak memakannya.
TRIBUNKALTIM.CO - Bagi pecinta jengkol, tentu sudah biasa mencicipinya.
Namun bagaimana dengan teknik mengolah jengkol agar lezat seperti yang dicicip tersebut?
Dwi Kartika selaku pegiat olahan jengkol dan Leo Gendro chef dari Asosiasi Chef Indonesia (ICA) berbagi tipsnya kepada KompasTravel, di sela-sela Festival Jengkol Indonesia, di Bellanova Country Mall, Sabtu (17/11/2017).
Dwi mengatakan proses pengolahan jengkol sangat menentukan kelezatannya.
Namun jika salah mengolah jengkol akan pahit, bahkan bisa menyebabkan pusing dan 'mabok jengkol' setelah banyak memakannya.
Baca: Disebut Menghina Rina Nose, Ustad Abdul Somad Beri Klarifikasi yang Tak Kalah Menohok
Baca: Chelsea Islan Ada di Victoria’s Secret Fashion Show 2017, Aduh Penampilannya Bikin Ternganga!
Jika saat mencoba jengkol terasa pahit, kemungkinan besar kulit jengkol masih terbawa, dan tak tercuci dengan bersih.
Olah karena itu, tips pertama ialah pastikan mencuci jengkol dengan bersih.
"Kulit harus terkelupas semua, jangan ada lapisan tersisa," ujarnya yang kerap dijuluki "nyai jengkol Indonesia".
Baca: Pelatih Kiper Asal Brasil ini Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Kekurangan Penjaga Gawang
Baca: Gunung Agung Meletus, Asap Membumbung Hingga 700 Meter
Chef Leo menambahkan, setelah mencuci bersih jengkol bisa direndam di air cucian beras, selama satu malam sebelum dimasak.
Hal tersebut guna mengeluarkan zat yang menyebabkan aroma khas dari jengkol sebelum dimasak.
"Setelah semalaman, teknik memasaknya juga harus benar, biasakan direbus dengan bumbu yang lama. Juga menggunakan api kecil, agar meresap sempurna," ungkap Leo.
Baca: 6 Fakta tentang P yang Diduga Predator Anak, Nomor 5 Dicurigai jadi Motif Seks Menyimpang!
Baca: Pria Cacat tanpa Tangan Rawat Ibunya yang Sakit Sendirian, Foto-fotonya Bikin Mewek!
Dwi Kartika biasa memasak untuk rumah makan jengkolnya, dengan lama waktu empat jam, sehingga aroma jengkol berkurang dan bumbu pun meresap.
Selain itu, ada satu cara lagi yang dianggap efektif jika memang sangat ingin mengurangi aroma dari jengkol.
Yaitu dengan merebusnya terlebih dahulu dengan kopi, selama satu jam.
"Sebelum dimasak dengan bumbu, coba rebus dulu dengan kopi bubuk tanpa gula. Satu jam saja dengan api kecil, nanti aromanya lumayan ternetralisir," terang Leo kepada KompasTravel.
Baca: Kejam! Dipicu Api Cemburu, Istri Pertama Bakar Rumah Istri Kedua Suaminya, Satu Balita Tewas
Baca: 5 Tempat Wisata Aneh di Dunia, Ada Taman Sensasi Neraka, Mau Coba?
Dwi yang biasa membuat hidangan serba jengkol di Green Spot Healty Cafe, juga kerap menggunakan rempah yang beraroma kuat, untuk menyamarkan aroma jengkol.
Seperti bawang putih yang ditumbuk terlebih dulu, juga jahe.
Setelah menyimak ulasan tersebut, saatnya mencoba di rumah.
Jadi tak usah khawatir terkena "mabok jengkol" ya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dwi-kartika-yang-dijuluki-nyai-jengkol-indonesia_20171121_214211.jpg)