Jalan Kenohan Kukar Terputus Banjir, Pengendara Motor Terpaksa Naik Perahu

Jalan putus akibat terendam banjir di kawasan Loa Surut RT 1 Desa Kahala Ulu, Kecamatan Kenohan, Kukar.

HO
Akses jalan ke Mahakam Ulu, Kukar terputus akibat terendam banjir. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Belum pulih dari kondisi akses Jalan Sebelimbingan Kecamatan Kota Bangun yang rusak, kini warga Hulu Mahakam kembali harus dihadapkan pada situasi jalan putus akibat terendam banjir di kawasan Loa Surut RT 1 Desa Kahala Ulu, Kecamatan Kenohan, Kukar. Akses jalan sepanjang 60 meter di Loa Surut ini terendam banjir setinggi 70 cm sejak Kamis (23/11).

Beberapa pengendara motor terpaksa memanfaatkan jasa perahu ces di sekitar lokasi jalan putus. Per motor dikenakan tarif Rp 20 ribu. Hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir membuat ruas jalan di hulu mahakam rusak, berlumpur dan terendam banjir.

"Hujan deras mengakibatkan banjir sehingga arus transportasi darat dari Kota Bangun dan Kembang Janggut terhambat sejak kemarin. Sekarang kondisinya masih sama jalan Loa Surut masih terendam banjir," kata AKP Edy Haruna, Kapolsel Kenohan, Jumat (24/11).

Baca: Pelajar se Kota Bontang Dapat Seragam Gratis, Ini Harga Satu Setel Seragam

Semantara itu jalan poros dari Desa Tuana Tuha RT 1, Kenohan, yang melintas di Sungai Keliran, anak Sungai Belayan, telah lebih dulu putus sejak April 2017 lalu. Pengguna jalan harus memutar sekitar 500 meter menuju ke pelabuhan milik PT Mawar Merah di Desa Tuana Tuha RT 1.

Pengendara melanjutkan perjalanan dengan naik feri menuju Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut dengan tarif Rp 100 ribu untuk roda 4 dan Rp 20 ribu untuk roda dua.

Sedangkan jalur alternatif lewat darat menggunakan kawasan Buak, jalan eks logging PT Lembang Ganesa, yang digunakan hauling beberapa perusahaan sawit dan tambang, tembus ke Loa Surut yang putus akibat terendam banjir. Perahu ces hanya mengangkut motor.

Kendaraan roda 4 diangkut menggunakan feri dengan ongkos Rp 100 ribu. Edy mengimbau kepada warga yang menggunakan jasa perahu ces untuk berhati-hati. "Kami juga mengingatkan pemilik perahu ces untuk memperhatikan keselamatan penumpang," tuturnya.

Baca: Direstui Istri, Pria Ini Bercinta dengan Sosok Tinggi 153 Cm Berambut Pirang, 4 Kali Seminggu Lho

Camat Kenohan Lukman Budiono saat dikonfirmasi mengatakan, akses jalan putus di Loa Surut terjadi 2 hari terakhir. Imbasnya terjadi antrean mobil menuju ke pelabuhan feri warga.

"Kemarin, antrean mobil memanjang karena feri yang tersedia baru satu unit. Tapi tadi malam, 4 unit feri sudah disediakan buat pengendara mobil," ujar Lukman kemarin.

Jalan putus ini kerap digunakan warga Hulu Mahakam di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved