Berita Video

VIDEO – Ribuan Kepiting Yang Akan diselundupkan ke Malaysia Berhasil Digagalkan

Korps Polairud Baharkam Mabes Polri, bersama Polairud Polres Kukar melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan tiga pikap yang berisi 60

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Personel gabungan berhasil menggagalkan peredaran gelap ribuan kepiting.

Pengungkapan tersebut dilakukan berawal dari informasi tentang adanya peredaran kepiting bertelur yang akan di bawa ke Malaysia, melalui Balikpapan, pada Sabtu (25/11) dini hari tadi.

Mendapati laporan tersebut, Korps Polairud Baharkam Mabes Polri, bersama Polairud Polres Kukar melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan tiga pikap yang berisi 60 keranjang kepiting, di kawasan Handil 2 dan Samboja, Kutai Kartanegara.

"Kepiting ini diambil dari Handil 2, dan akan dikirim ke luar negeri melalui Balikpapan dan Pontianak (Kalimantan Barat). Terdapat sekitar 60 keranjang yang kita amankan dari tiga pikap," tutur Chief Engineering KP Baladewa, Korps Polairud Baharkam Mabes Polri, Kompol Rangga Mahardika, Sabtu (25/11/2017).

Baca: Jelang Lawan Guyana, Para Pemain Timnas Wefie di Hotel, Netizen Malah Salah Fokus pada Spaso

Kendati mengamankan ribuan kepiting dari 60 keranjang yang ada, namun hanya 14 keranjang kepiting yang diamankan sebagai barang bukti, sesaui dengan ketentuan yang ada, yakni kepiting dibawah berat 200 gram, dan kepiting bertelur.

Baca: Kader Diikat Pakta Integritas, Mengapa Setya Novanto Dapat Pelakuan Istimewa?

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan tiga pelaku, yang merupakan sopir dari pikap yang mengangkut kepiting tersebut, yakni AS (37), Sh (40) dan Wh (28).

Baca: Terlahir dengan Nama Raden Mas Suwardi Suryaningrat, Bagaimana Bisa Jadi Ki Hajar Dewantara?

Sedangkan petugas, saat ini tengah melakukan pengembangan, guna mengamankan pemilik kepiting tersebut.

Baca: Duh, Korban Meninggal Dunia Insiden Masjid Sinai Mencapai 235 Orang, Begini Kronologinya

Akibat kasus tersebut, pelaku dijerat pasal 92 jo pasal 26 (1) UU RI Nomor 31 tahun 2004 dan pasal 31 (1) UU RI Nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan ikan dan tumbuhan. (*)

Simak videonya di atas:

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Martinus Wikan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved