SMF Gandeng Bankaltimtara Salurkan KPR, Tahun Depan Target 700 Unit Rumah Murah

Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero siap menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD), termasuk Bankaltimtara

SMF Gandeng Bankaltimtara Salurkan KPR, Tahun Depan Target 700 Unit Rumah Murah
Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Rumah murah di Cikarang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero siap menggandeng Bank Pembangunan Daerah (BPD), termasuk Bankaltimtara untuk menyalurkan dana Kredit Pemilikan Rumah (KPR). SMF selalu lembaga pembiayaan perumahan sangat mendukung program rumah murah.

Tahap awal, belum lama ini dilakukan penandatanganan penjanjian kerja sama refinancing KPR dengan tiga BPD, yaitu Bank Bali, Bank Sumut, dan Bank Sumsel Babel di Makassar. Dalam kerja sama tersebut, SMF mengalirkan pembiayaan sektor perumahan senilai Rp 156 miliar.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menjelaskan, kerja sama ini merupakan komitmen SMF mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman untuk perluasan jangkauan pembiayaan rumah di seluruh Indonesia.

Baca: Bikin Netizen Terkagum-kagum, Kaesang Pamer Foto Sang Kekasih Seperti Ini

"SMF telah menunjukkan langkah sigapnya merespons meningkatnya permintaan akan kebutuhan rumah yang layak huni, serta dukungannya terhadap Program Satu Juta Rumah yang memerlukan dana yang besar," katanya di sela-sela acara Gathering BPD se Indonesia.

Ananta mengatakan peran BPD sangat sentral dalam meningkatkan perekonomian daerah yang secara simultan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat memiliki rumah dan menyukseskan Program Sejuta rumah, diperlukan fasilitas KPR yang terjangkau dan mudah diakses.

Tingginya kebutuhan akan perumahan merupakan pangsa pasar yang besar bagi BPD, khususnya memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak, utamanya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan, SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal ke penyalur KPR sampai 31 Oktober mencapai Rp 32,67 triliun, terdiri sekuritisasi Rp 8,15 triliun dan penyaluran pinjaman Rp 24,51 triliun.

Baca: Ditutup hingga Senin, 51 Penerbangan Pesawat Dibatalkan dari Bandara Lombok

Pemimpin Divisi Kredit UMKM & Konsumer Bankaltimtara Siti Aisyah ditemui di Makassar mengatakan, pihak menyambut baik kerja sama yang ditawakan PT SMF untuk penyaluran KPR. Bankaltimtara menargetkan 700 unit rumah murah di tiga daerah Kaltim dan Kaltara.

"Saat ini tengah dijajaki kerja sama dengan SMF. BPD sendiri tak mengeluarkan program KPR sejak 2012 lalu,' ujarnya.

Bankaltim yang saat ini berubah menjadi Bankaltimtara baru mendapat program KPR pada akhir tahun ini sebanyak 700 unit. Itu pun masuk dalam Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah.

Baca: VIDEO EKSKLUSIF Puluhan Warga Kaltim dan Kaltara Jadi Penipuan Investasi Bodong

"Jadi kerja sama dengan SMF akan masuk dalam program kerja tahun depan. Nilainya kurang lebih Rp 100 miliar. Soal KPR dengan FLPP juga kami akan merealisasikan 700 unit tersebut di tiga daerah," jelas Siti.

Ditambahkan, kerja sama SMF akan sangat membantu dalam pembiayaan KPR. Sebab, ketika dana sudah disalurkan untuk pembiayaan rumah, bank tidak bergantung lagi kepada pengembalian konsumen. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved