Erupsi Gunung Agung

Imbas Erupsi Gunung Agung, Bandara SAMS Balikpapan Siapkan 3 Parking Stand

Gunung Agung di Karangasem Bali menyemburkan abu vulkanis hingga ketinggian 4000 meter, sejak Sabtu (25/11) lalu.

Imbas Erupsi Gunung Agung, Bandara SAMS Balikpapan Siapkan 3 Parking Stand
TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN
Kesibukan pesawat-pesawat di Bandara SAMS Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, TRIBUN - Gunung Agung di Karangasem Bali menyemburkan abu vulkanis hingga ketinggian 4000 meter, sejak Sabtu (25/11) lalu. Bandara Internasional Ngurah Rai pun dinyatakan ditutup pada Senin (27/11). Tercatat 445 penerbangan dibatalkan dan 59 ribu penumpang gagal terbang.

Communication and Legal Section Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim menyatakan, data sementara ada sekitar 445 penerbangan yang gagal terbang. Untuk penerbangan internasional sekitar 196 penerbangan dan domestik sekitar 249 penerbangan.

Mengantisipasi terganggunya penerbangan dari dan ke Bandara Ngurah Rai Bali, PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyiapkan tiga parking stand sebagai alternatif pendaratan (divert) hingga kondisi Gunung Agung normal.

Baca: Sampah Plastik Ancam Kehidupan Pesut, Fakta Mengejutkan Ada Popok Dalam Perut Pesut Mati

"Kami menyiapkan tiga parking stand, siap-siap kalau ada yang divert dari Bali ke Balikpapan," kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Handy Heryudhitiawan, Senin (27/11).

Parking stand di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mampu menampung 1 pesawat besar (wide body) sekelas airbus, misal Airbus A330, Boeing 777, Boeing 747, dan Boeing Dreamliner 787. Sedangkan 3 pesawat sedang (narow body) juga disiapkan pendaratan khususnya.

"Meski bandara yang lain siap menampung, seperti Solo, Makassar, Surabaya, Banjarmasin, kami (Balikpapan) juga diminta siap seandainya ada divert," katanya.

Baca: Tak Hanya Asap, Hari ini Gunung Agung Sudah Semburkan Lava dari Dalam Kawahnya

Sebelumnya, pihak AirNav Indonesia menyiagakan 10 bandara sebagai alternatif pendaratan (divert) jika Gunung Agung mengalami erupsi. 10 Bandara yang disiagakan yakni Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Ambon, Manado, Banyuwangi, Solo, Lombok, Kupang.

Handy mengatakan, erupsi Gunung Agung berdampak pada penumpang tujuan Balikpapan. "Dari informasi yang kami terima. Di Bali abu sudah turun ke bandara," katanya. Ada 112 penumpang tujuan Balikpapan terpaksa batal berangkat. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved