Erupsi Gunung Agung

Pasca Gempa Tremor, Gunung Agung Lontarkan Material Batu Panas

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, mengeluarkan lontaran batu panas, Selasa (28/11/2017) sekitar pukul 15.00 Wita.

Pasca Gempa Tremor, Gunung Agung Lontarkan Material Batu Panas
AFP PHOTO/SONNY TUMBELAKA
Erupsi Gunung Agung terlihat dari Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer. 

TRIBUNKALTIM.CO, KARANGASEM - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, mengeluarkan lontaran batu panas, Selasa (28/11/2017) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kepala Bidang mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan, lontaran batu terjadi di Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Desa ini terletak di sisi utara Gunung Agung pada radius kurang lebih 4 km dari puncak kawah.

"Dapat laporan di utara ada lontaran batu di Desa Dukuh dengan jarak 4 km dari puncak," kata Suantika di Pos Pantau Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem.

Baca: Tinggal Hitungan Jam, Letusan Besar Gunung Agung Terjadi

Menurut laporan, lontaran terjadi seketika dengan mengeluarkan material batu berukuran lebih besar dari kepalan tangan orang dewasa.

Lontaran batu panas ini terjadi tak selang berapa lama setelah Gunung Agung diguncang gempa tremor overscale terus-menerus yang terjadi pada pukul 13.30-14.00 Wita.

Lontaran batu diiringi suara dentuman yang terdengar saat material jatuh.

Baca: Gunung Agung Erupsi, Hari Ini Alami Letusan Energi Terbesar Sepanjang Sejarah

Menurut Suantika, batu terlontar ke utara karena faktor letak Desa Dukuh dan letak lubang dalam kawah.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved