Sampah Plastik Ancam Kehidupan Pesut, Fakta Mengejutkan Ada Popok Dalam Perut Pesut Mati

Peneliti senior Yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia Danielle Krab, menyebut saat ini jumlah pesut Mahakam tersisa sekitar 80 ekor.

Sampah Plastik Ancam Kehidupan Pesut, Fakta Mengejutkan Ada Popok Dalam Perut Pesut Mati
wisatapriangan.co.id
Ilustrasi - Pesut Mahakam 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Peneliti senior dari Yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) Danielle Krab, menyebut saat ini jumlah pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) hanya tersisa sekitar 80 ekor.

Selain kesibukan alur pelayaran ponton batu bara di Sungai Mahakam, sampah plastik pun ikut mengancam kelangsungan hidup satwa endemik ini.

Danielle pernah menemukan popok bayi dalam perut pesut yang mati.

Baca: Susuri Sungai Mahakam dengan Kapal Wisata, Saksikan Ikan Pesut atau Lihat jejak Sejarah

"Sampah jadi persoalan, saya pernah buka (bedah) perut pesut mati, di dalamnya terdapat popok bayi. Dia mati kelaparan karena tidak ada makanan yang lain masuk," kata peneliti asal Belanda ditemui di Rumah Budaya Kutai, Senin (27/11).

Menurut Danielle, gigi yang dimiliki pesut bukan untuk mengunyah tapi menggenggam, kemudian ditelannya.

Jadi, sampah plastik yang dibuang ke sungai langsung ditelan karena dikiranya ikan-ikan kecil yang menjadi santapannya.

Baca: Susah Payah Bobol Rumah, Pelaku Satu Ini Curi Sepasang Sepatu Wanita

Danielle mengemukakan, sampah plastik yang dibuang di sungai memperjelek kualitas ekosistem sehingga perlu solusi.

Warga yang hidup di sepanjang bantaran Sungai Mahakam atau tinggal di rumah rakit diimbau tidak membuang sampah ke sungai, terlebih sampah plastik yang sulit terurai.

Halaman
123
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved