Kebakaran Dini Hari di Sambutan, Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Korban

Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian material harta benda korbanya tidak lah sedikit.

Kebakaran Dini Hari di Sambutan, Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Korban
Tribun Kaltim/Nevrianto
Ketua RT 07, jalan HM Saleh Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, warga masih tampak terkejut pasca kebakaran yang terjadi pukul 02.15 menghanguskan 3 rumah, Senin( 4/12/ 2017).Akibat musibah kebakaran 3 rumah hangus, 5 kepala keluarga 19 jiwa kehilangan tempat tinggal. 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran yang terjadi di jalan HM Saleh Arsyad, RT 7, Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Senin (4/12) dini hari tadi, meninggalkan duka.

Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian material harta benda korbanya tidak lah sedikit.

Warga korban kebakaran pun membutuhkan bantuan sukarela dari warga lainya, guna meringankan beban mereka.

Baca: Anak Penjual Rujak Ini Bakal Gantikan Gatot Nurmantyo Sebagai Panglima TNI

"Yang dibutuhkan seperti sembako, kebutuhan makan sehari-hari, lalu pakaian layak pakai, karena banyak diantara mereka yang tidak sempat membawa pakaian ganti," ucap Ketua RT 7, Lisa (36), Senin (4/12/2017).

Selain itu, dari 19 jiwa yang menjadi korban kebakaran, terdapat 5 diantaranya merupakan pelajar SD dan SMA, yang sangat membutuhkan seragam sekolah, serta alat tulis.

Bahkan, dirinya juga tidak pungkuri, jika warganya membutuhkan uang tunai, guna keperluan sehari-hari, termasuk untuk membangun kembali rumah.

"Seragam dan alat tulis perlu, karena disini ada pelajar juga yang jadi korban. Syukur syukur ada bantuan uang tunai juga," ungkapnya.

Baca: Hubungan Batin Anak Perempuan dengan Ibu Lebih Kuat Ketimbang dengan Ayah, Begini Penjelasannya

"Untuk sementara, korban kebakaran tinggal di rumah keluarga terdekat," tambahnya.

Untuk diketahui, akibat kejadian kebakaran itu, terdapat 3 bangunan rumah rusak berat, dan 1 bangunan rusak ringan.

Baca: Lakukan Aksi Mogok, Tenaga Kerja Bongkar Muat di Bulungan Ingatkan Gagasan Bung Hatta

Api sendiri diduga berasal dari rumah Nurliansyah, karena terjadi korsleting listrik. "Semoga ini yang pertama dan terakhir kejadian," harapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved