Pilih Mana Jualan Online Pakai Medsos atau E-Commerce?

Menurut pihak Alibaba, penjual via medsos sudah banyak ditemukan di Indonesia.

Pilih Mana Jualan Online Pakai Medsos atau E-Commerce?
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Vice President Alibaba Group Brian Wong saat ditemui di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pelaku e-commerce asal China, Alibaba Group, menilai salah satu tantangan yang harus dihadapi pemain seperti mereka adalah masyarakat yang menjual barang melalui akun media sosial mereka sendiri.

Menurut pihak Alibaba, penjual via medsos sudah banyak ditemukan di Indonesia.

"Tantangannya adalah bagaimana mengubah kebiasaan posting di medsos jadi posting barang yang mau dijual di platform e-commerce," kata Vice President Alibaba Group Brian Wong saat ditemui di Ballroom Ritz Calrton, Jakarta Selatan, Selasa (5/12/2017).

Brian menjelaskan, meski berjualan melalui akun medsos si penjualnya langsung, ada beberapa hal yang tidak didapati jika berjualan melalui platform e-commerce yang sudah ada.

Salah satunya adalah soal jaminan keamanan dan reputasi penjual yang selama ini dinilai oleh platform berdasarkan riwayat transaksi jual belinya.

Baca: Ngeri Banget Kids Jaman Now. . . 2 Remaja Ditemukan Tewas Gantung Diri, Saling Janjian?

Baca: Edison Wardhana Senyum di Ranjang Rumah Sakit, Netizen: Manusia Super Nih!

Baca: 3 Rahasia agar Latihan Lari Kamu Bikin Badan Makin Oke, Sungguh Simpel!

Baca: BREAKING NEWS - Selamatkan 2 Temannya yang Hanyut, Pelajar SMP Ini Malah Belum Ditemukan

Baca: Tumbuh di Pedalaman Kalimantan, Inilah 4 Manfaat Pasak Bumi untuk Vitalitas Pria

 
"Pakai medsos untuk jualan, itu bukan hal yang ideal ketimbang pakai metode e-commerce yang sudah ada," tutur Brian.

Adapun tantangan lainnya bagi Alibaba Group dalam melaksanakan kegiatan bisnis, khususnya di Indonesia, adalah masalah logistik.

Kegiatan e-commerce dinilai perlu didukung oleh sistem logistik yang mumpuni, terlebih karena Indonesia merupakan negara kepulauan dan pengiriman barang dagangan e-commerce bergantung sepenuhnya pada industri logistik.

"Tantangan lainnya adalah banyak orang Indonesia yang belum punya tabungan, sehingga saat mau transaksi mereka terkendala," ujar Brian. (Kompas.com/Andri Donnal Putera)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved