Waspada, Penyakit Difteri Semakin Banyak Memakan Korban Termasuk di Kaltim, Kenali Gejalannya

Penyakit difteri yang menyerang anak-anak dan orang dewasa telah mewabah di berbagai wilayah Indonesia.

Waspada, Penyakit Difteri Semakin Banyak Memakan Korban Termasuk di Kaltim, Kenali Gejalannya
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan vaksin Tetanus-Diphtheria Toxoid (Td) untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan, Kota Malang, Senin (22/8/2016). Pemberian vaksin pada siswa ini untuk mecegah penularan penyakit Difteri yang telah menjangkiti enam siswa dan satu guru di sekolah tersebut. 

Tetapi berlaku untuk semua anggota keluarga yang berinteraksi langsung, karena penyakit tersebut bisa menular melalui udara saat bersin atau batuk dari orang yang sudah terinfeksi terhadap orang disekitarnya.

POPULER!  Fakta Calon Panglima TNI Baru Marsekal Hadi Tjahanto, Ternyata Benar Ramalan Netizen

"Terutama yang daya tahan tubuhnya lemah. Dominan anak-anak, karena daya tahan tubuh anak-anak lebih rentan. Dewasa juga ada. Jadi bukan cuma yang kena difteri saja, tapi semua akhirnya harus diperiksa," ujarnya kemudian.

Namun, penyakit difteri ini dapat dicegah melalui vaksinasi.

Khusus untuk anak-anak, kata dia, sebaiknya diberikan vaksin Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT), yang diberikan kepada bayi saat berumur 2-4 bulan.

Kemudian, rutin mengikuti Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) difteri vaksin dari kelas 1 hingga kelas 3 Sekolah Dasar (SD). 

Artikel ini telah dimuat Tribunwow dengan judul, Awas! Penyakit Difteri Semakin Mengancam, Ini Gejalanya

Editor: Ayuk Fitri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved