Bontang Raih Penghargaan 'Kota Cerdas Indonesia', Ini 12 Penghargaan yang Diraih

Visi Smart City yang diusung Walikota Bontang Neni Moerniaeni mendapat pengakuan secara nasional. Kota Bontan meraih penghargaan RKCI

Bontang Raih Penghargaan 'Kota Cerdas Indonesia', Ini 12 Penghargaan yang Diraih
TRIBUN KALTIM / AMANDA LIONY
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Visi Smart City yang diusung Walikota Bontang Neni Moerniaeni mendapat pengakuan secara nasional. Senin (11/12), Walikota Neni mendapat penghargaan bergengsi Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 kategori kota kecil. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres Jakarta.

Ajang pemeringkatan kota cerdas ini digelar Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerjasama dengan Bank BRI. Dari 13 ketegori kota cerdas yang jadi acuan pemeringkatan, Bontang berhasil membukukan rating tertinggi dengan meraih 12 piagam penghargaan di antaranya, smart economy, smart environment, smart society, smart mobility, smart people, smart governance, smart infrastructure and technology.

Rektor ITB Prof Dr. Kadarsyah Suryadi DEA dalam paparannya mengungkapkan penghargaan RKCI diawali survei di 93 kota se Indonesia. Jumlah ini mengerucut jadi 30 kota nominator, hingga akhirnya diputuskan 15 kota yang mendapat penghargaan RKCI 2017.

Baca: VIDEO EKSKLUSIF Selamatkan Uang Negara Rp 13 Miliar Dari Kasus Korupsi di Kaltim

Penghargaan dibagi dalam 3 kategori yakni Kota Kecil (Bontang, Sawah Lunto, Tual, Bukit Tinggi, dan Magelang), Kota Sedang (Denpasar, Binjai, Manado, Yogyakarta, Kediri), serta Kota Besar (Surabaya, Bandung, Semarang, Bekasi, Tangerang Selatan).

"Kami menurunkan 650 surveyor dan mengambil 400 sampel. Jadi ini bukan ajang juara-juaran, tapi memahami tingkat kebahagiaan warga kota," ujar Prof Kadarsyah.

Kegiatan ini digelar 2 tahunan dan dimulai pertama kali pada 2015. Penghargaan kota cerdas diberikan kepada kota yang dapat mengelola berbagai sumber dayanya secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan berbagai tantangan kota.

Baca: Bahaya! Kaltim Termasuk KLB Difteri, Ayo Cegah Wabahnya dengan 5 Langkah Ini

Menggunakan solusi inovatif, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan menyediakan infrastruktur serta layanan kota yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya.

Wapres Jusuf Kalla menekankan pentingnya implementasi dari penghargaan RKCI. Wapres berharap penghargaan yang diterima tidak hanya jadi pajangan yang memenuhi lemari penghargaan di Pemerintah Daerah.

"Setiap saya mengunjungi (kantor) walikota atau gubernur, lemari penuh dengan piala. Tapi hari kita juga kita dapat informasi banjir, sampah, sulitnya sanitasi. Penghargaan ini harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Wapres JK.

Baca: Jasad Samsir Tergantung di Rumah Kontrakannya, Polisi Langsung Olah TKP

Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan penghargaan RKCI jadi indikator bahwa visi, misi dan program yang dijalankan Pemkot Bontang sudah on the track. Pasalnya, penghargaan ini dikeluarkan oleh institusi pendidikan yang sangat kredibel dengan model penilaian yang ketat.

"Penghargaan ini jadi bukti bahwa pembangunan yang kita jalankan sudah on the track. Tantangan tentu meningkatkan inovasi dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat," tutur Neni. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved