Sandi: Hujan Deras Harus Jadi Berkah, Pemprov DKI Bakal Siapkan Rp 50-100 Triliun untuk Investasi

"Kita kalau hujan ini kita tampung, kebutuhan air Jakarta 10 tahun ke depan bisa tertangani, untuk pengadaan air minum dan pengelolaan air limbah"

Sandi: Hujan Deras Harus Jadi Berkah, Pemprov DKI Bakal Siapkan Rp 50-100 Triliun untuk Investasi
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (8/12/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan dana sebesar 50-100 triliun untuk melakukan pengelolaan air hujan.

"Kita enggak punya sistem ini. Ini yang makanya kita pelan-pelan kita akan invest Rp 50-100 triliun ke depan," kata Anies di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menyebutkan nantinya dengan pengelolaan air hujan kebutuhan air di DKI Jakarta akan tercukupi hingga 10 tahun ke depan.

Meski belum secara jelas memaparkan rencana investasi pengelolaan air hujan itu, Sandi mengatakan nantinya air hujan akan dijadikan air minum.

Baca juga:

Pria Nyentrik Penakluk Gedung Pencakar Langit Tewas Saat Penuhi Tantangan Berhadiah Rp 200 Juta

Protes Keras Soal Dukungan AS, Presiden Palestina Ogah Temui Mike Pence

Sidang Perdana Rabu Lusa, KPK Terus Pantau Aktivitas Setya Novanto di Tahanan

Sandi Ogah Tayangkan Video Rapim ke YouTube, Ternyata Ahok Sudah Bikin Pergubnya!

Miris! Sang 'Raja Kobra' Tewas Setelah Meminum Darah Ular yang Menggigitnya

Paytren Perusahaan Milik Ustadz Yusuf Mansur Akuisisi Perusahaan IT Hongaria

Ada 64 Kepala Daerah yang Tertangkap, Jokowi Heran Masih Banyak Pejabat Terima Suap

"Kita kalau hujan ini kita tampung, kebutuhan air Jakarta 10 tahun ke depan bisa tertangani, untuk pengadaan air minum dan pengelolaan air limbah," kata Sandi.

Ia pun memastikan dalam penanganan musim hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta, Sandiaga dan Pemprov DKI telah menginstruksikan seluruh SKPD-nya untuk segera menanggulanggi banjir.

"Instruksinya all out, segera. Kita enggak bisa melawan alam, kualat kalau ngelawan alam. Jangan bilang ini pasti surut, atau banjirnya cuma segini, enggak. Ini adalah fenomena alam. Allah lagi ngirimin hujan. Kalau kita punya sistem yang baik, hujan itu justru harus menjadi berkah bagi kita," ungkap Sandi. (Tribunnews.com)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved