Dugaan Pungli TPK Palaran

Didakwa Pencucian Uang di Terminal Peti Kemas Palaran, Hakim Vonis Bebas Abun dan Elly!

Sidang putusan dibacakan langsung Ketua Majelis Hakim, AF Joko Sutrisno yang didampingi Burhanuddin dan Henry Dunant, hampir satu jam.

TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Suasana sidang pembacaan putusan terdakwa Hery Susanto Gun alias Abun di Pengadilan Negeri Samarinda, Jalan M Yamin, Selasa (13/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sidang putusan (vonis) terdakwa Hery Susanto Gun (Abun) dan Noor Asriansyah (Elly), terkait dengan dugaan pemerasan dan dugaan tindak pidana pencucian uang di Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Palaran, Samarinda, divonis (putus) bebas.

Hakim juga meminta terdakwa untuk dilepaskan dari tahanan sejak putusan ini berlaku.

Sidang putusan dibacakan langsung Ketua Majelis Hakim, AF Joko Sutrisno yang didampingi Burhanuddin dan Henry Dunant, hampir satu jam membacakan salinan putusan untuk terdakwa Abun.

Baca: Lahan Transmart Tak Masuk Kawasan Hijau, Begini Penjelasan Bappeda

Baca: Oknum Guru SMK yang Gerayangi Payudara dan Bokong Siswinya Bebas dari Jerat Hukum, Loh?

Baca: Di Ajang KTT Luar Biasa OKI, Jokowi akan Tolak Pernyataan Trump Soal Yerusalem Jadi Ibukota Israel

Baca: Ini Alasan Mendagri Sarankan Kapolres Diganti Setiap 2 Tahun

"Saudara tedakwa berdiri, mengadili satu, menyatakan terdakwa Hery Susanto alias Abun tidak terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti secara sah bersama melakukan tindak pidana seperti yang didakwakan penuntut umum dalam dakwaan ke satu Pasal 368 ayat (1) KUHP junto pasal 55," tutur Ketua Majelis Hakim AF Joko Sutrisno, saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Samarinda, Jalan M Yamin, Selasa (12/12/2017).

‎Melanggar ketentuan pasal pasal 3 Undang Undang No 8 Tahun 2010 tentang tindak pidana pemberantasan pencucian uang.

Halaman
12
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved