Berita Video

VIDEO – Gadis Cantik Itu Ternyata Tewas Saat Mencoba Menghentikan Penjahat

Keluarga korban tampak sudah memenuhi sekitar Mapolsekta, guna melihat adegan per adegan, detik detik korban atas nama Debby Auliani

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kericuhan terjadi di Mapolsekta Samarinda Utara, pada pagi, Rabu (20/12/2017).

Kericuhan terjadi saat Satreskrim Polsekta Samarinda Utara hendak menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (28/10) silam, di jalan Griya Solong, Samarinda, Kalimantan Timur.

Keluarga korban tampak sudah memenuhi sekitar Mapolsekta, guna melihat adegan per adegan, detik detik korban atas nama Debby Auliani ( tertusuk badik oleh pelaku).

Bahkan, sesaat pelaku atas nama Topan alias Aco (22) keluar dari ruang tahanan, keluarga korban langsung meneriakan caci maki, dan tak sedikit yang mencoba mendekat untuk memukul pelaku.

Baca: Misteri Angka 1681 di Tanda Tangan Jokowi, Ini Penjelasannya

Beruntung kepolisian sigap dalam menenangkan situasi dan kondisi, hingga rekonstruksi dapat dilaksanakan hingga selesai. Kendati demikian, kepolisian harus mengganti beberapa kali saksi, karena saksi-saksi yang dihadirkan tidak dapat menahan emosinya terhadap pelaku.

Terdapat 24 adegan yang diperankan oleh pelaku, saksi-saksi dan peran pengganti korban. Diketahui, sebelum pelaku menusukan badiknya ke leher korban, pelaku terlebih dahulu dipergoki warga saat hendak mencuri.

Baca: Avanza Tabrak Truk di Batakan, Supir Nyaris Tewas

Saat hendak diamankan, pelaku berhasil melarikan diri, dan di ujung gang, korban mencoba menghantikan laju pelaku, yang mengakibatkan pelaku menusukan badiknya ke korban, yang membuat nyawa korban tidak terselamatkan.

Baca: Masih Ingat Adriano? Lama Tenggelam di Sepak Bola, Kini si Bad Boy Tobat dan Siap Main Lagi

"Sengaja tidak kita lakukan di lokasi kejadian, karena menghindari keributan, bahkan di kita gelar di Polsek saja, warga banyak yang berdatangan. Untuk semua adegan di perankan oleh pelaku sendiri, serta saksi-saksi," ucap Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara, Iptu Wawan Gunawan, Rabu (20/12/2017). (*)

 Simak videonya di atas:

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved