Hari Ibu

Setiap Negara Punya Tanggal yang Berbeda, Ini 4 Fakta Lain Perayaan Hari Ibu

Seorang wanita, khususnya seorang ibu, tentu memiliki peran yang besar baik di dalam keluarganya, maupun di lingkungan sosialnya.

Setiap Negara Punya Tanggal yang Berbeda, Ini 4 Fakta Lain Perayaan Hari Ibu
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah siswa dan siswi berpelukan bersama ibunya hingga meneteskan air mata dalam acara Kreasi Barudak Bahtera (Kirab) bertajuk "I Love You, Mom" di Taman Musik Centrum, Jalan Belitung, Kota Bandung, Selasa (22/12/2015). Acara dalam rangka memperingati Hari Ibu yang diselenggarakan SMP Bahtera ini diisi dengan kegiatan pentas musik, teater, vokal grup angklung dan art drawing. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ibu diperingati setiap tahunnya pada 22 Desember.

Hari Ibu ini diperingati untuk menghormati jasa serta pengorbanan ibu untuk anaknya.

Seorang wanita, khususnya seorang ibu, tentu memiliki peran yang besar baik di dalam keluarganya, maupun di lingkungan sosialnya.

Momen Hari Ibu ini sangat pas untuk mengucapkan terima kasih atas pengorbanan serta jasa orang tua selama ini.

Pada hari inilah, kebanyakan warga menyimbolkan cinta kasih seorang anak kepada ibunya seolah ingin menyatakan kasih ibu sepanjang masa.

Baca: Bejat! Seorang Ayah Tega Gauli Anak Kandungnya hingga Hamil

Baca: Bebas, Ketua dan Sekretaris Komura yang Didakwa Pungli di TPK Palaran!

Baca: 128 Negara Menentang AS dalam Voting di Majelis Umum PBB, Bagaimana Selanjutnya?

Awal mula ditetapkannya tanggal itu sebagai Hari Ibu bukanlah hanya sebatas hubungan antara anak dan ibu saja.

Dilansir dari Wikipedia, tanggal 22 diresmikan sebagai Hari Ibu oleh Presiden Soekarno pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved