Erupsi Gunung Agung

Kembali Erupsi, Gunung Agung Semburkan Asap Setinggi 2.500 Meter

Gunung Agung di Karangasem, Bali kembali erupsi atau meletus pada Sabtu (23/12/2017). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.57 Wita.

Kembali Erupsi, Gunung Agung Semburkan Asap Setinggi 2.500 Meter
AFP PHOTO/SONNY TUMBELAKA
Erupsi Gunung Agung terlihat dari salah satu Pura di Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer. 

TRIBUNKALTIM.CO, KARANGASEM - Gunung Agung di Karangasem, Bali kembali erupsi atau meletus pada Sabtu (23/12/2017). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.57 Wita.

Kepala Subbidang Mitigasi Bencana Geologi Wilayah Timur dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil mengatakan, erupsi kali ini ditandai semburan asap setinggi 2.500 meter dari puncak kawah.

Asap bahkan terlihat dari jarak belasan kilometer. Pekatnya asap menunjukan erupsi disertai semburan abu vulkanik.

"Erupsi ketinggian kolom abu sekitar 2.500 meter," kata Devy.

Baca: Erupsi Gunung Agung, Jumlah Wisman Anjlok, Ini 4 Cara Pemerintah untuk Pulihkan Pariwisata Bali

Baca: Lewat Vlognya, Jokowi Sebut Kondisi Bali Aman, Silakan Datang. . .

Baca: Hembusan Gunung Agung Keluarkan Asap Bercampur Abu Vulkanik Setiap 20 Menit

Berdasarkan laporan resmi PVMBG yang disiarkan secara periodik setiap enam jam, pada pukul 06.00 - 12.00 Wita tercatat satu kali gempa letusan dengan amplitudo 26 mm dan durasi 120 detik.

Selain itu, juga terekam gempa hembusan sebanyak tiga kali, gempa frekuensi rendah empat kali, gempa vulkanik dangkal sebanyak tiga kali, serta gempa tremor menerus (micrometer) dengan amplitudo 1-2 mm.

Saat terjadi letusan angin cenderung bertiup lemah ke arah Timur Laut.

Baca: Siap-siap, Asteroid Tengkorak Akan Melintasi Bumi di Malam Halloween 2018!

Baca: Tio Pakusadewo Lima Hari di Tahanan, Ini yang Dilakukan Keluarganya

Baca: Trump Dibully Ramai-ramai Usai Ancam Negara-negara yang Menentangnya

Baca: Kompak! Usai Diperiksa KPK, 4 Anggota Keluarga Setya Novanto Semuanya Tutup Mulut

Karena itu PVMBG menghimbau agar masyrakat, pendaki dan wisatawan agar tidak beraktivitas atau berada di zona perkiraan bahaya, yaitu di seluruh radius 8 kilometer dan perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 10 kilometer dari kawah Gunung Agung. (Kompas.com/Kontributor Bali, Robinson Gamar)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved