Polisi Tolak Penangguhan Penahanan AW, Anggota DPRD yang Terlibat Kasus Asusila, Ini Alasannya

Padahal kuasa hukum AW siap menjamin kliennya dengan materil, keluarga hingga mereka sendiri agar AW tidak ditahan di bui.

Tribiun Kaltim/M Fachri Ramadhani
Anggota DPRD Balikpapan tersandung kasus asusila dan ITE berinisial AW saat digiring polisi ke Rutan Polres Balikpapan, Jumat (29/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim AKP Ruslaeni menyatakan bahwa permohonan penangguhan tersangka AW ditolak.

Untuk diketahui, pasca ditahannya legislator kota Balikpapan tersebut, tim kuasa hukum AW telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun nyatanya hingga kini AW masih mendekam di sel rutan Polres Balikpapan.

Baca: Selain Penurunan Pangkat, 39 Pegawai Pemprov Kaltara juga Terancam Pemotongan TPP

Padahal kuasa hukum AW siap menjamin kliennya dengan materil, keluarga hingga mereka sendiri agar AW tidak ditahan di bui.

"Benar, pihak keluarga dan kuasa hukum sudah memasukkan permohonan penangguhan. Tapi kami dari penyidik, penanguhan itu kami tolak. Karena untuk mempercepat proses penyidikan," beber Ruslaeni kepada Tribunkaltim.co, Selasa (2/1/2018).

Baca: Mantan Sekkot Serahkan Surat Pengunduran Diri Sebagai PNS, Ada Apa?

Lebih lanjut, Ruslaeni berkata bahwa kasus ini sudah menjadi perhatian publik. Lantas, mereka memutuskan menolak penangguhan demi kelancaran proses penyidikan.

Dalam waktu dekat ini tahap 1 proses hukum perkara asusila dan ITE politisi partai Golkar Balikpapan itu akan dilewati. Pihaknya bakal mengirim berkas penyidikan kasus AW ini ke Kejaksaan.

"Hari ini rencananya mau tahap 1, berkas segera kami kirimkan ke Kejaksaan," kata perwira polisi 3 balok di pundak kepada Tribun di ruangannya.

Baca: Agar LED Display Bermanfaat, Warga Usul Difungsikan Ala Papan Reklame

Berita sebelumnya, Kuasa hukum AW, H Yusuf Mustafa SH MH mengaku telah melayangkan surat penangguhan penahanan kepada penyidik. Isinya meminta AW tak ditahan polisi di rutan Polres Balikpapan.

"Kami meminta penangguhan penahanan. Apalagi dia anggota dewan, saya jamin (AW) tidak akan melarikan diri," kata Yusuf kepada Tribun.

Pihaknya juga bakal memberikan jaminan baik materil maupun non materil kepada kepolisian, agar AW tak ditahan di dalam penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved