Golkar Putar Formasi di Pilkada Jabar, Deddy Mizwar kini jadi Cagub

Ketua DPP Partai Golkar Ibnu Munzir mengatakan, terkait siapa yang akan menjadi Cagub dan Cawagub sudah diputuskan.

Golkar Putar Formasi di Pilkada Jabar, Deddy Mizwar kini jadi Cagub
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ama/17(NOVRIAN ARBI
Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Deddy Mizwar (kanan) berjalan bersama Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) 

TRIBUNKALTIM.CO - Partai Golkar telah menetapkan secara resmi pasangan calon yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Golkar resmi mengusung Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi untuk memperebutkan kursi pimpinan di Jabar.

Ketua DPP Partai Golkar Ibnu Munzir mengatakan, terkait siapa yang akan menjadi Cagub dan Cawagub sudah diputuskan. Dedy Mizwar sebagai Calon Gubernur sementara Dedi Mulyadi sebagai Calon wakil Gubernur.

Baca: Dituding Seperti Gaya Kaum Kafir, Sarita Beri Balasan Menohok Tentang Tindiknya

“Keputusan partai seperti itu. Mereka juga bersepakat seperti itu bahwa Pak Deddy Mizwar sebagai Cagubnya dan Kang Dedi sebagai Cawagub,” kata Munzir di Kantor DPP Golkar, Jalan Angrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat, (5/1/2018).

Keputusan tersebut menurut Munzir ‎sudah dipertimbangkan terlebih dahulu. Salah satunya dengan memperhitungkan hasil sejumlah lembaga survei. Tingkat keterpilihan Deddy Mizwar lebih tinggi ketimbang Dedi Mulyadi.

“Tentu pertimbangan-pertimbangannya ada dari survei. Pak Demiz ini masih sedikit diatas,” ujar Munzir

Baca: Lerby Eliandry Diisukan ke PSM, Begini Respon Nabil Husein

Menurutnya keputusan Cagub dan Cawagub tersebut tidak menjadi masalah. Meski jumlah kursi di Jabar lebih banyak. Untuk diketahui di Jabar Golkar memiliki 17 Kursi dan Demokrat 12 Kursi.

“Itukan antar mereka berkompromi. Nggak ada masalah, karena yang bersangkutan nggak ada masalah,” pungkas Munzir.

Sementara itu Deddy Mizwa‎r yang hadir dalam penyerahan surat Keputusan Pengusungan Partai Golkar, membenarkan bahwa dirinya diusung menjadi Calon Gubernur.

Hal tersebut sudah diputuskan anatara dirinya dengan Dedi Mulyadi, dan antara partai Demokrat dan partai Golkar.

"Itu kan sudah diputuskan, saya Cagubnya," katanya.

Baca: Isi Baterai Ponsel Sampai Penuh atau Semalaman Punya Dampak Buruk Ini, Kamu Termasuk?

Menurut Deddy keputusan tersebut sudah tidak ada masalah. Semua pihak sudah menerima dengan pertimbangan kemenangan bersama.

Adapun alasan dirinya sebagai Cagub dan Dedi Mulyadi sebagai Cawagub yakni faktor tingkat keterpilihan. Tingkat elektabilitas Deddy Mizwar lebih tinggi dari pada Dedi Mulyadi.

"Banyak faktornya, salah satunya itu (elektabilitas)," pungkas Deddy.

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved