Pelecehan Seksual
Pihak Yayasan Minta VM Buktikan
Menyangkan tindakan dan pernyataan yang dilontarkan AA yang menurutnya fitnah, dan seolah melupakan kebaikan yang selama
Penulis: tribunkaltim | Editor: Martinus Wikan
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Akibat pemberitaan dugaan kasus sodomi, yang dilakukan VM membuat mahasiswa tersebut trauma dan syok. Pun begitu, ia tetap menyemangati dan meminta agar VM mau berkata sejujurnya jikalau nanti dipanggil polisi.
"Saudara VM, kita akan buktikan nanti, dalam pemeriksaan polisi. Apakah dia (VM) pelaku atau korban. Buktinya lengkap. Kita tunggu keterlibatan polisi, kami tidak akan mundur. Karena kebenaran akan muncul pada saatnya,"ungkap Robert yang mengaku sudah siap sedang sejumlah bukti video, rekaman, poto,catatan yang dikumpulkan sejumlah orang setelah pemberitaan ini muncul ke permukaan.
Robert pun menyangkan tindakan dan pernyataan yang dilontarkan AA yang menurutnya fitnah, dan seolah melupakan kebaikan yang selama ini diberikan padanya.
"Saya secara pribadi, sebelum proses hukum berjalan secara lengkap, ayo bertobat. Kami mengasihani anda secara pribadi dan manusia, dan kami akan mengampuni anda. Tapi tolong, beritakan kebenaran. Ada apa di balik ini semua, tolong mas AA silahkan sampaikan kebenaran sesungguhnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi,"himbau dia.
Termasuk pada Haryanto, yang menurutnya sempat bolak-balik menghubungi pihaknya untuk bertemu terkait kasus ini.
"Saya bilang no, silahkan proses ke polisi. Karena di proses polisi kebenaran akan terungkap, karena bukti, rekaman suara dan lain-lain akan kita buka nanti. Kepolisian yang akan menentukan siapa sesungguhnya pemain dibelakang dan apa tujuan dari hal ini,"ungkap dia.
"Permasalah itu muncul setelah Haryanto membawa AA, kita ga tahu asal-usulnya dari mana dia,"ujarnya di depan sejumlah pewarta di Rumah Makan Torani, Kamis (4/1). (m02)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/melapor_20180102_194441.jpg)