Harga Minyak Dunia Bisa 80 Dolar, Setiap Naik 1 Dolar Penerimaan Bersih APBN Naik Rp 1,1 Triliun

Berdasar asumsi yang tercantum dalam APBN 2018 lalu, pemerintah mematok harga minyak mentah sebesar 48 dolar AS per barel.

Harga Minyak Dunia Bisa 80 Dolar, Setiap Naik 1 Dolar Penerimaan Bersih APBN Naik Rp 1,1 Triliun
Ilustrasi pekerja minyak dan gas 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menyatakan adanya kenaikan harga minyak dunia turut berdampak positif bagi APBN

Berdasar asumsi yang tercantum dalam APBN 2018 lalu, pemerintah mematok harga minyak mentah sebesar 48 dolar AS per barel

Sementara itu, realisasinya mengalami kenaikan di posisi 51,2 dolar AS per barelnya. Secara otomatis, hal tersebut akan berdampak pada naiknya penerimaan negara. 

Sri menyebut, jika harga minyak dunia naik 1 dolar, maka negara akan mendapat keuntungan bersih  (netto) sebesar Rp 1,1 triliun. 

 
“Setiap kenaikan harga minyak menimbulkan efek positif terhadap APBN kita, karena setiap kenaikan 1 dolar menimbulkan total penerimaan Rp 1,1 triliun netto,” kata Ani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/1/2018). 

Ani menambahkan, seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia, hal tersebut juga akan memberi dampak positif bagi Pertamina untuk melakukan aktivitas belanja rutin (current spending), bukan belanja modal yang dialokasikan untuk mendorong investasi. 

“Untuk belanja rutin masih bisa, tapi untuk investasi mereka butuh dukungan lebih,”  katanya.

Diprediksi 80 Dolar

Tahun 2018 diprediksi bakal menjadi tahun di mana harga komoditas dapat kembali naik. Seorang manajer portfolio memandang, harga minyak dunia berpotensi kembali menguat ke 80 dollar AS per barrel.

Mengutip CNBC, Jumat (5/1/2018), tertahannya produksi di antara beberapa negara produsen utama dunia untuk menjaga stabilitas harga minyak akan mendukung harga untuk tahun ini.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved