Pertukaran Pengajar Internasional

Mahasiswi Asal Kaltim Terpilih untuk Mengajar Bahasa Arab dan Agama Islam di Thailand

Setiap peserta harus fasih berbahasa asing. Tidak hanya bahasa Inggris namun juga bahasa Arab, dan bahasa asing lainnya.

Mahasiswi Asal Kaltim Terpilih untuk Mengajar Bahasa Arab dan Agama Islam di Thailand
HO
Rizki Amelia 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Muda, berprestasi dan cantik. Rizki Amelia, namanya. Mahasiswi jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosisl dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Mulawarman (Unmul) ini berhasil menembus seleksi ketat pertukaran pengajar internasional.

Mahasiswi semester satu yang tinggal di Bukuan, Samarinda, ini berhasil terpilih mewakili Kaltim untuk mengikuti pertukaran pengajar di Thailand. Ajang ini diselenggarakan oleh komunitas internasional yakni Language Lovers Community (L2C). "Seleksinya cukup panjang dan ketat. Dari Kaltim, terpilih dua orang, saya dan Nisa. Dia juga dari Unmul, asal Penajam," tuturnya, Senin (15/1/2018).

Program ini merupakan wadah saling tukar ilmu pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan negara masing-masing serta guna pengembangan diri setiap peserta. Seleksinya tidak main-main. Setiap peserta harus fasih berbahasa asing. Tidak hanya bahasa Inggris namun juga bahasa Arab, dan bahasa asing lainnya.

Selain itu, seleksi berkas seperti penilaian nilai rapor SMA juga jadi tolok ukur. Lebih penting lagi, yakni penilaian juga terhadap prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat maupun piagam, yang menjurus kepada pendidikan. "Dari Kaltim, yang ikut seleksi cukup banyak. Saya berangkat mulai Senin (15/1) hingga 2 Februari. Doakan agar semuanya lancar," ucap wanita berhijab itu.

Amel, panggilan akrabnya mengaku, semua yang dicapainya saat ini tidak terlepas dari dukungan dan doa orangtunya. Nantinya selama di Thailand, Amel akan mengajar di kelas SMP dan SMA, dengan pelajaran pendidikan agama Islam, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia. "Tiga pelajaran yang akan saya bawakan selama mengajar di sana. Saya juga mohon dukungan dari warga Kaltim, agar bisa jadi pengajar favorit," harapnya.

Tak hanya aktif di dunia pendidikan dan perkuliahan saja. Ternyata Amel multitalenta, dirinya juga berprofesi sebagai make up artis dan MC. Tidak sedikit acara bertaraf nasional dipandunya, termasuk acara ulangtahun hingga resepsi pernikahan.

"Selain menciptakan puisi dan pantun, hobi saya juga merias (make up) orang, dan saya juga bisa nge-MC, itu aktivitas saya selain kuliah," ungkap perempuan kelahiran 8 Februari 1999, yang suka nasi padang itu.

Amel ternyata memiliki cita-cita yang tidak sembarangan. Ia ingin menjadi bupati yang memimpin salah satu kabupaten di Kaltim. "Cita-cita saya jadi bupati, makanya sejak saat ini saya terus membekali diri," tandasnya.(*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved