Sikapi Musibah Kecelakaan Speedboat, Dewan Sodor Raperda Kepelabuhanan

Raperda ini punya kedudukan yang sangat penting sebagai dasar hukum penyelenggaraan pelayaran berpenumpang antar daerah

Sikapi Musibah Kecelakaan Speedboat, Dewan Sodor Raperda Kepelabuhanan
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Bangkai speedboat Anugerah Express di tepi Sungai Kayan, Senin (1/1/2018) 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Berkaca dari pengalaman kecelakaan speedboat dalam kurun waktu tahun 2017 dan tahun 2018 hingga menyebabkan adanya korban jiwa, kalangan legislatif di Kalimantan Utara mulai akan menggodok payung hukum pelayaran khusus.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) DPRD Kalimantan Utara Abdul Rahman Rasyid atau Ar Rasyid mengatakan, dari 12 Raperda yang akan dibahas dalam masa sidang I ini, satu diantaranya ialah Raperda tentang Kepelabuhanan, Keselamatan, dan Kenyamanan Pelayaran Rakyat.

Baca: Ketua KPU Enggan Umumkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Paslon, Ini Penyebabnya

Raperda ini merupakan usulan inisiatif DPRD berkaca dari musibah kecelakaan speedboat yant terjadi baru-baru ini di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan.

Raperda ini punya kedudukan yang sangat penting sebagai dasar hukum penyelenggaraan pelayaran berpenumpang antar daerah di Kalimantan Utara.

"Jangan kita menunggu lagi kejadian. Kita pandang ini sebagai raperda yang prioritas," kata Ar Rasyid, Senin (15/1/2018) di kantor DPRD.

Baca: Mengejutkan, Banyak Pasien yang Terkena Difteri di Samarinda Ternyata Baru Pulang Liburan

Substansi raperda ini mengatur instansi dan pihak mana saja yang terlihat dalam pelayaran rakyat. Termasuk substansi model atau desain speedboat juga akan diatur dalam raperda.

Peremajaan speedboat juga menjadi cakupan raperda ini.

"Nanti ada juga sistem peremajaan speedboat. Semua pengusaha harus patuhi," katanya.

Raperda ini ditargetkan bisa tuntas pada bulan Maret nanti. Saat ini baru memasuki tahap pengajuan untuk dibahas lebih lanjut.

Baca: Kasus Dugaan Korupsi Panwaslu Balikpapan, Kejari Masih Tunggu Hal Ini

Ar Rasyid mengatakan ada beberapa opsi rujukan pelayanan pelayaran seperti pelayaran rakyat rute Batam-Singapura atau Batam-Johor.

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved