Pilkada Serentak

Polisi Gagal Jadi Peserta Pilkada Bisa Kembali ke Polri, Ini Kata Kompolnas

Saat ini, pengunduran diri 10 anggota Polri yang akan ikut pilkada masih diproses.

Polisi Gagal Jadi Peserta Pilkada Bisa Kembali ke Polri, Ini Kata Kompolnas
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -  Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyatakan bahwa anggota Polri yang gagal ditetapkan sebagai calon kepala daerah dalam pilkada boleh kembali ke instansi Polri.

Saat ini, pengunduran diri 10 anggota Polri yang akan ikut pilkada masih diproses.

Mereka baru menyerahkan surat pengunduran diri, tetapi belum ada pernyataan tertulis dari institusi bahwa mereka sudah tidak lagi menjabat anggota Polri.

Oleh karena itu, kata Tito, anggotanya yang tidak lolos jadi peserta pilkada bisa melanjutkan tugasnya sebagai polisi.

"Kalau penetapan dia gagal dan mereka ingin terus mengabdikan diri di Polri, tidak ada larangan menerima mereka," kata Tito di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (15/1/2018).

"Kalau seandainya mereka ingin tetap keluar dari Polri, kami juga akan fasilitasi. Enggak ada larangan," lanjutnya.

Baca: Pantau KLB Difteri di Balikpapan, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes PPU

Tito memastikan bahwa anggota yang ditetapkan sebagai peserta pilkada akan melepas status di kepolisian dimulai setelah ketetapan KPU pada 12 Februari 2018.

Saat ini, anggota Polri yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah tidak lagi memegang jabatan struktural.

Kapolri telah melakukan mutasi serentak kepada 10 anggotanya yang ikut pilkada dan statusnya saat ini nonjob.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved