Sudah Dicopot, Eh Sehari Kemudian Edi Sukmoro Diangkat Lagi Menjadi Direktur Utama PT KAI

Pada surat keputusan sebelumnya disebutkan bahwa Bambang menjabat sebagai Direktur Keselamatan dan Keamanan

Sudah Dicopot, Eh Sehari Kemudian Edi Sukmoro Diangkat Lagi Menjadi Direktur Utama PT KAI
Kompas.com
Dirut PT KAI Edi Sukmoro 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Roemarno baru saja merombak formasi direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Pada pengumuman Senin (15/1/2018), Rini Soemarno memberhentikan Edi Sukmoro dari posisi sebagai direktur utama.

Melalui melalui surat keputusan SK-10/MBU/01/2018, Menteri BUMN menempatkan posisi Edi Sukmoro menjadi Direktur Logistik dan Pengembangan, sekaligus menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama KAI.

Namun berselang satu hari setelahnya, yakni Selasa (16/1/2018), Rini kembali mengumumkan perubahan baru, yakni kembali mengangkat Edi Sukmoro sebagai Direktur Utama PT KAI, bukan sebagai Plt.

Antusias masyarakat saat hari pertama uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (26/12/2017). Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000.
Antusias masyarakat saat hari pertama uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (26/12/2017). Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000. (MAULANA MAHARDHIKA)

Selain itu, melalui surat keputusan SK-18/MBU/01/2018 Edi Sukmoro juga dinyatakan lepas dari posisi sebagai Direktur Logistik dan Pengembangan KAI.

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis, Kementerian BUMN, Hambra mengatakan bahwa pengangkatan Direktur Utama ini diharapkan bisa membantu PT KAI menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional.

"KAI sebagai penyedia layanan transportasi publik harus meningkatkan pelayanan prima pada masyarakat. Dengan diangkatnya Direktur baru diharapkan untuk terus menjaga kekompakan dan harus mampu menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional dengan tetap menjaga tren kinerja positif," ujar Hambra melalui keterangan resminya, Selasa (16/1/2018).

Selain pengangkatan Edi, surat keputusan yang dikeluarkan hari ini juga mengumumkan peralihan jabatan Bambang Eko Martono.

Pada surat keputusan sebelumnya disebutkan bahwa Bambang menjabat sebagai Direktur Keselamatan dan Keamanan. Namun sekarang dia beralih menempati posisi Direktur Logistik dan Pengembangan; yang ditinggalkan oleh Edi.

Berikutnya, Apriyono Wedi Chresnanto yang sebelumnya dilepas dari posisi Direktur SDM dan Umum; kemudian dipindahkan untuk mengisi posisi Direktur Keselamatan dan Keamanan. Adapun posisi Direktur SDM dan Umum diisi oleh R. Ruli Adi.

[Yoga Hastyadi Widiartanto, Kompas.com]

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved