Mogok Kerja, Buruh PT PSM Tuntut Pesangon Rp 210 Juta

Dalam rapat tersebut, ‎Ketus SP PSM, Syarifuddin secara lugas meminta manajemen perusahaan membayarkan pesangon bagi 30 eks karyawan mereka.

Mogok Kerja, Buruh PT PSM Tuntut Pesangon Rp 210 Juta
TRIBUN KALTIM/UDIN DOHANG
Rapat Mediasi antara perwakilan buruh dengan managemen PT PSM dikantor Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, Perijinan dan PTSP Bontang, Jumat (19/1). Rapat ini membahas soal aksi mogok kerja buruh PSM yang menuntut pesangon. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Udin Dohang

‎TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Aksi mogok kerja ratusan buruh PT Prasada Samya Mukti (PSM) menuntut pembayaran pesangon atas pekerjaan proyek pembangunan PLTMG Bontang, kembali dimediasi oleh pemerintah.

Jumat (20/1/2018), ‎Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK- PTSP) memfasilitasi mediasi lanjutan antara managemen PT PSM dengan perwakilan buruh.

Rapat dipimpin oleh Kabid‎ Hubungan Industrian DPMTK-PTSP, Muh Syaifullah, dihadiri perwakilan PT PSM, Yudi dan Ketua Serikat Pekerja PT PSM, Syarifuddin.

Dalam rapat tersebut, ‎Ketus SP PSM, Syarifuddin secara lugas meminta manajemen perusahaan membayarkan pesangon bagi 30 eks karyawan mereka.

Total yang dituntut oleh bekas karyawan sebesar Rp 210 juta.

Baca: Hai Ladies. . . Nih Ikuti 9 Cara Ini Biar Pria di Luar Sana Tergila-gila kepada Kamu!

Baca: Asyik, WhatsApp Business Sudah Bisa Diunduh dan Dipakai di Indonesia!

"Setelah teman-teman berembuk, mereka mengusulkan masing-masing eks karyawan menerima pesangon Rp 7 juta," ujar Ketua SP, Syarifuddin saat mengikuti mediasi di lantai II, Kantor Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja, Perizinan ‎dan PTSP.

Dijelaskan, uang pesangon yang diminta tersebut meliputi gaji pokok para karyawan sesuai dengan nilai kontrak.

Halaman
12
Penulis: Udin Dohang
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved