Properti

Warga Berpendapatan di Bawah UMP Sulit Ikut Rumah DP 0 Persen, Ini Kata Sandiaga Uno

Warga yang memiliki pendapatan di bawah upah minimum provinsi (UMP) kemungkinan tidak bisa membeli rumah dengan skema uang muka (DP) Rp 0.

Warga Berpendapatan di Bawah UMP Sulit Ikut Rumah DP 0 Persen, Ini Kata Sandiaga Uno
Dokumen Pemprov DKI
Kamar mandi pada rumah DP 0 rupiah tipe 36 terletak di samping kamar tidur. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, warga yang memiliki pendapatan di bawah upah minimum provinsi (UMP) kemungkinan tidak bisa membeli rumah dengan skema uang muka (DP) Rp 0.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, akan memikirkan cara lain agar warga dengan kriteria tersebut juga bisa memiliki rumah.

"Mereka kelihatannya enggak bisa masuk skema rumah DP Rp 0 karena pendapatannya di bawah (UMP). Nah, di situ mungkin intervensi pemerintah untuk memberikan opsi lain," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/1/2018).

Sandiaga menjelaskan, salah satu opsi yang dipikirkan adalah membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Baca: Lihat Contoh Rumah Dp 0 Rupiah, Warga Pikir Harga Rp 320 Juta Sudah Sama Perabot

Baca: 16 Tahun Ngontrak Terus, Ibu Ini Bawa Fotokopi KK dan KTP Mau Daftar Rumah DP 0, Ternyata. . .

Baca: Bisakah Warga tak Mampu Beli Rumah DP 0? Anies Baswedan Jawab Begini

Warga berpenghasilan di bawah UMP nantinya bisa menyewa dalam jangka waktu tertentu.

Setelah itu, rusun tersebut bisa menjadi hak milik yang bersangkutan.

"Dulu terpikirkan sih opsinya dibuatkan rusunawa. Jadi, mereka menyewa di situ, tetapi konsep menyewanya itu mungkin menyewa yang jangka panjang sekali sehingga pada saat di ujung penyewaannya itu mereka memiliki opsi memiliki (rusun tersebut) dengan beberapa skema," kata Sandiaga.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved