Natal dan Tahun Baru Sudah Berlalu, Harga Cabai di Pasar Pandansari Malah Semakin 'Pedas'!

Namun meski telah rampung liburan ada beberapa pakan cenderung naik harga. Termasuk satu di antaranya komoditi cabai.

Natal dan Tahun Baru Sudah Berlalu, Harga Cabai di Pasar Pandansari Malah Semakin 'Pedas'!
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Taufik, pedagang rempah-rempah yang didampingi istrinya menjual cabai oplosan di Pasar Pandansari Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (23/1/2018) pagi. Komoditi cabai oplosan ini berbandrol Rp 40 ribu per kilogramnya. 

Baca: Penembak Pengawal Prabowo Masih Sulit Berkomunikasi, Terungkap Belum Ada Keluarga yang Menjenguk

Baca: Jangan Anggap Remeh Jika Merasa Kesepian, Inggris sampai Angkat Menteri untuk Urusan Beginian!

"Lagi naik. Dua hari lalu masih di harga Rp 38 ribu. Beli cabai seperempat saja bisa dapat harga Rp 8 ribu. Sekarang seperempat harus kena Rp 10 ribu," ujarnya di lapak dagangannya.

Dia pun menambahkan, harga cabai yang naik berdasarkan ketetapan pasar distributor, serempak harganya sama.

"Pembeli banyak yang kaget. Banyak yang tanya hari tahun baru sudah selesai tapi kenapa semakin naik," kata Taufik, yang didampingi istrinya.

Ia beralasan, harga cabai naik disebabkan pengiriman cabai dari luar ke Kota Balikpapan menggunakan pesawat terbang.

Pengiriman cabai memakai pesawat, biasanya menggunakan kapal melalui jalur laut.

"Kalau pakai kapal ferry harga cabai murah. Sekarang mengirimnya lagi pakai pesawat. Ongkos pakai pesawat mahal. Cabai juga ikut mahal," ungkapnya.

Baca: Calon Istri Anggota Brimob yang Menembak Kader Gerindra Bikin Laporan Polisi

Baca: Kekayaannya di Bawah Ferdi, Isran Noor: Ya Itulah Kira-kira, Saya Punya Kapal Pesiar, Pesawat Jet?

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved