50 KK Akan Tempati Pemukiman Transmigrasi Baru Tanjung Buka

fasilitas permukiman dan fasilitas umum di SP 6 Tanjung Buka sementara masih dilelang oleh Pemkab Bulungan.

Tribun Kaltim/M Arfan
Rupa rumah satuan pemukiman baru di wilayah Sepunggur, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, beberapa waktu lalu 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Program transmigrasi di Kalimantan Utara bergulir setiap tahun. Tahun 2017 lalu, sedikitnya 150 Kepala Keluarga (KK) masuk ke Kabupaten Bulungan.

Transmigran sebanyak itu ditempatkan di Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur, Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Transmigran asalnya 100 KK dari Jawa Tengah dan 50 KK transmigran lokal.

"Itu hasil tindaklanjut dari MoU (memorandum of understanding) yang dijalin beberapa waktu lalu," kata Boedijo Soenarno, Kepala Bidang Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalimantan Utara, Kamis (25/1/2018).

Baca: Rumah Dinas dan 22 Unit Asrama Kejari Diresmikan, Plt Bupati Kukar Tinjau Bagian Dalam

Tahun ini, bakal ada lagi penempatan 50 KK di Satuan Permukiman (SP) 6 Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Jumlah itu terdiri 27 KK asal Jawa Tengah, 23 KK transmigran lokal.

Boedijo mengatakan, fasilitas permukiman dan fasilitas umum di SP 6 Tanjung Buka sementara masih dilelang oleh Pemkab Bulungan.

Diperkirakan transmigran baru masuk pada bulan November tahun ini.

Baca: Bupati Lebak Kembali Ngamuk di depan Umum, Videonya Jad Viral

Mengukur keberhasilan transmigrasi lanjutnya perlu kajian yang komprehensif. Namun melihat secara nyata di lapangan secara umum terjadi pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah transmigrasi, khususnya yang penempatan 5 tahun ke atas.

UPT yang sudah berdiri 5 tahun ke atas, lanjutnya, sudah menjadi cikal bakal desa, disebut Desa Persiapan. Setelah menjadi Desa Persiapan, barulah pemerintah kabupaten melihat beberapa aspek untuk dijadikan pemenuhan desa definitif.

Baca: Curhat Setya Novanto yang Kehidupannya Berubah Total Setelah Jadi Tersangka: Sekarang Rakyat Jelata

"Tentunya akan dilihat segi jumlah penduduknya, dan sebagainya. Bisa 1 UPT menjadi desa. Tetapi ada juga desa di Bulungan dibentuk dari 4 UPT transmigrasi," kata Boedijo.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved