Tekan Penggunaan Narkoba, Kajari Kukar Ingin Kurikulum Hukum Masuk Dinas Pendidikan

Pihak kejari sendiri memiliki program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang sudah berjalan sejak 2016 silam.

Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Rahmad Taufik
Kajari Kukar, Kasmin 

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutai Kartanegara (Kukar), Kasmin minta agar kurikulum hukum bisa dimasukkan di Dinas Pendidikan (Disdik).

Ini bertujuan untuk menekan kasus narkoba yang masih marak di wilayah Kukar.

Baca: 50 KK Akan Tempati Pemukiman Transmigrasi Baru Tanjung Buka

"Tadi saya sampaikan kepada Plt Bupati, saya minta kurikulum hukum masuk di Dinas Pendidikan," kata Kasmin usai Acara Peresmian Rumah Dinas dan Asrama Pegawai Kejari, Kamis (25/1/2018).

Pihak kejari sendiri memiliki program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang sudah berjalan sejak 2016 silam.

"Kami melakukan penyuluhan soal bahaya narkoba ke sekolah-sekolah dan ponpes," ujar Kasmin. Bahkan, ia kerap mengisi apel di beberapa sekolah minimal sebulan sekali.

Baca: Ingin Selfie Dramatis, Pria Ini Umbar Senyum di Belakang Kereta Api yang Melaju Kencang, dan Brakkk!

Menurutnya, narkoba sangat berbahaya dan mengancam kehidupan generasi muda sehingga patut diperangi bersama.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved