Dokter Kecantikan Diperiksa KPK, Sebut Rita Sering Kumpul Bareng Sosialita

Dokter kecantikan, Sonia Wibisono mengklaim tidak ada lagi pertemuan dirinya dengan Bupati Kutai Kartanegara non aktif, Rita Widyasari.

Dokter Kecantikan Diperiksa KPK, Sebut Rita Sering Kumpul Bareng Sosialita
Tribunnews.com
Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari bersama Wali Kota Tegal nonaktif Siti Masitha Soeparno usai diperiksa oleh KPK. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Dokter kecantikan, Sonia Wibisono mengklaim tidak ada lagi pertemuan dirinya dengan Bupati Kutai Kartanegara non aktif, Rita Widyasari. Sonia mengaku usai pertemuan di acara sosialita 10 tahun lalu, tidak ada lagi hubungan keduanya.

"Enggak ada pertemuan lagi. Saya hanya bertemu 10 tahun lalu ya di acara sosialita," ucapnya usai diperiksa KPK, Jakarta, Jumat (26/1).

Saat itu, pertemuan berlangsung di sebuah kafe di Jakarta. Banyak wanita sosialita lainnya yang ikut dalam acara itu. Dirinya tidak ingat siapa saja yang hadir.

Baca: Ahli Kecantikan Ini Mengaku Bertemu Rita Widyasari di Acara Sosialita

Saat pertemuan itu, Sonia mengaku dikenali oleh sosialita lainnya kepada Rita Widyasari. Dokter yang saat ini aktif mengisi sejumlah program kesehatan di televisi itu, hanya melihat Rita sebagai sosok wanita yang menarik.

"Ya namanya sosialita, pasti pakaiannya bagus, tas nya juga. Saya melihatnya perempuan yang menarik lah," ucapnya.

Tidak banyak hal yang dilakukan oleh keduanya saat itu. Sonia mengaku tidak juga bertukar nomor telepon ataupun kartu nama. Komunikasinya saat itu, lanjutnya, berlangsung begitu singkat.

"Waktu itu ramai dan berisik banget. Jadi, enggak sempat ngobrol banyak," tukasnya. Sonia mengaku juga enggan mencari tahu sosok Rita lebih lanjut. Di kalangan sosialita, pertanyaan kerja apa dan dimana, bukan sesuatu yang layak dikatakan.

"Enggak enak dong nanya-nanya. Coba saya nanya, kamu kerja apa? Dimana? Pas lagi acara begitu. Kan enggak enak," kata dia.

Mengenai pemeriksaan atas dirinya di KPK, Sonia enggan menjelaskan lebih lanjut. Dia menyerahkan seluruhnya kepada penyidik untuk menjelaskan. Begitu juga mengenai nominal perawatan dan konsultasi saat bertemu dengan dirinya.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved