Properti

Program DP Rp 0 Diprediksi Tidak akan Berumur Panjang, Ini Sebabnya

Pengamat properti dari Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menilai program ini sifatnya sementara.

Program DP Rp 0 Diprediksi Tidak akan Berumur Panjang, Ini Sebabnya
Kompas.com/Sherly Puspita
Pada Sabtu (20/1/2018) warga berbondong-bondong mengunjungi show unit rumah DP 0 rupiah Klapa Village yang pada tahap pertama dibangun di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Program perumahan yang digaungkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bebas uang muka (down payment) atau DP 0 Rupiah menuai pendapat pro dan kontra.

Pengamat properti dari Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menilai program ini sifatnya sementara, tidak akan berumur panjang karena sulit untuk digulirkan.

"Program ini tidak akan bertahan lama karena tanah di Jakarta terbatas. Kesulitan masyarakat beli rumah bukan karena cicilan atau DP, tapi ketersediaan tanah," ujar Ali di Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Menurut Ali, seharusnya Pemprov DKI bekerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) atau badan usaha milik daerah (BUMD) dalam menyediakan hunian untuk masyarakat.

Baca: Warga Berpendapatan di Bawah UMP Sulit Ikut Rumah DP 0 Persen, Ini Kata Sandiaga Uno

Baca: Heboh! Netizen Tagih Janji Mantan Relawan Ahok yang Mau Iris Kuping terkait Rumah DP 0 Persen

Baca: Lihat Contoh Rumah Dp 0 Rupiah, Warga Pikir Harga Rp 320 Juta Sudah Sama Perabot

Baca: 16 Tahun Ngontrak Terus, Ibu Ini Bawa Fotokopi KK dan KTP Mau Daftar Rumah DP 0, Ternyata. . .

Jika dikerjasamakan dengan swasta, Ali khawatir perumahan rakyat malah mengikuti skema pasar.

"Dalam satu menara, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) paling hanya berapa persen, sisanya komersial. Niatnya sih subsidi silang tapi jadi semi bisnis," kata Ali.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved