Wow, Harga 1 Unit Kulkas Ini Rp 319,7 Miliar, Khusus untuk Presiden AS. Begini Loh Kecanggihannya

Situs Defense One via New York Post memberitakan harga kulkas tersebut mencapai 24 juta dolar AS, sekitar Rp 319,7 miliar.

Wow, Harga 1 Unit Kulkas Ini Rp 319,7 Miliar, Khusus untuk Presiden AS. Begini Loh Kecanggihannya
Donald Trump 

TRIBUNKALTIM.CO, WASHINGTON DC - Pesawat Air Force One dikabarkan tengah membeli lemari pendingin baru sebagai bagian dari peremajaan komponen.

Situs Defense One via New York Post memberitakan Jumat (26/1/2018), harga kulkas tersebut mencapai 24 juta dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 319,7 miliar.

Pabrikan Boeing mendapat kontrak dari Air Foce One untuk melakukan penggantian kulkas pada pesawat yang mengangkut Presiden AS tersebut.

Richard Aboulafia dari firma konsultan Teal Group berkata, harga sebesar itu bukan disebabkan negosiasi yang tidak adil dengan Boeing.

"Isu utamanya adalah kebutuhan mendesak. Bukan kontraktor. Tidak ada yang diuntungkan," ujar Aboulafia.

Aboulafia menjelaskan, lemari pendingin baru itu diperlukan untuk menjaga makanan tetap dalam kondisi baik selama beberapa pekan.

Tujuannya sebagai cadangan jika di perjalanan terjadi keadaan darurat yang tidak memungkinkan pesawat untuk mendarat dan mengisi suplai perbekalan.

Spesifikasi kulkas baru tersebut adalah harus bisa menampung 3.000 makanan di bawah kabin penumpang.

Selain itu, kulkas yang ada di Air Force One telah menurun performanya karena faktor usia. Tercatat, kulkas tersebut sudah ada di pesawat sejak 1990.

Juru Bicara pesawat kepresidenan, Ann Stefanek, kulkas lama sudah sering menjalani perawatan rutin.

"Namun, kemampuannya sudah menurun jauh sehingga tidak memungkinkan untuk menyokong misi yang dilakukan," kata stefanek.

Defense One melansir, dibutuhkan setidaknya lima pendingin untuk 26 kompartemen dengan pengontrol iklim.

Desember 2017 lalu, Air Force One meminta Boeing untuk melakukan penggantian dua kulkas dikarenakan tidak berfungsi maksimal.

Pengerjaan kulkas tersebut dilaporkan bakal selesai pada Oktober 2019 mendatang.

[Ardi Priyatno Utomo, Kompas.com/NewYorkPost]

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved