Hindari Penculikan, Polisi Datangi Murid TK

anak TK ini diingatkan agar tidak gampang ikut orang asing atau orang tak dikenal yang tiba-tiba menjemputnya

Hindari Penculikan, Polisi Datangi Murid TK
Istimewa
Satpolair Polres Kukar memberikan pembekalan materi ke puluhan murid TK Lukmanul Hakim Kecamatan Anggana, Jumat (2/2/2018) 

TRIBUNKALTIM. CO, TENGGARONG - Melalui program Polisi Sahabat Pelajar, kali ini Satpolair Polres Kukar mendatangi TK Lukmanul Hakim di Jalan Pembangunan Transmigrasi Anggana-Sidomulyo RT 12, Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kukar, Jumat (2/1/2018).

Sebanyak 40 anak TK dikumpulkan di halaman untuk mendengarkan pemaparan langsung dari 3 orang personil satpolair, yakni Brigpol Herlinanto, Brigpol Ari Okmawanto dan Briptu Mustakim.

Baca: Ini Keuntungan Pemilik Kendaraan Pakai Parkir Meter

Puluhan anak TK ini diingatkan agar tidak gampang ikut orang asing atau orang tak dikenal yang tiba-tiba menjemputnya di sekolah untuk menghindari tindakan penculikan.

Mereka harus menunggu orangtua yang menjemput.

"Di luar tugas kami mengawasi lalu lintas perairan di Anggana, hari ini kami mendatangi murid TK Lukmanul Hakim untuk memberikan materi soal cinta tanah air dan kedisiplinan," kata AKBP Anwar Haidar, Kapolres Kukar melalui Kasatpolair Iptu Novandi Arya Kharisma.

Baca: Gantikan Kalstar, Pesawat Express Air Sudah Mendarat di Kalimarau, Catat Jadwalnya

Sejak dini, anak-anak dibekali pemahaman untuk mencintai bangsa dan negara Republik Indonesia agar tertanam jiwa nasionalisme.

"Kami juga mengajak anak-anak untuk selalu disiplin terhadap waktu agar kelak ketika dewasa mereka terbiasa menghargai waktu," tutur Novandi.

Melalui kegiatan ini, polisi ingin memberikan inspirasi kepada anak-anak untuk memiliki cita-cita menjadi anggota Polri.

Baca: Banyak Warga Balikpapan Masih Bingung Gunakan Mesin Parkir Elektronik

"Pada kesempatan ini, kami mengenalkan serta memberikan pemahaman kepada anak-anak terkait profesi anggota Polri sebenarnya sehingga mereka bisa mengenal lebih dekat kami sebagai sosok yang humanis, bukan sosok yang perlu ditakuti," ujarnya.

Melalui pendekatan khas anak-anak, pemaparan ketiga pemateri ini mampu diterima puluhan murid TK Lukmanul Hakim. Bahkan sebagian besar dari mereka bercita-cita menjadi polisi saat dewasa nanti. Tak lupa, mereka juga diingatkan agar selalu patuh kepada perintah orangtua dan guru. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved