Berita Video

VIDEO - Tahun 2018 Gedung Parkir di Kota Ini Justru Sepi

Kini, setiap pengendara kendaaran bermotor yang masuk ke kawasan gedung ini dikenakan biaya parkir

Penulis: Budi Susilo |
Tribunkaltim.co/aridjwana
Gedung Parkir Klandasan 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menginjak awal tahun 2018, pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan membuat kebijakan penarikan retribusi parkir Gedung Klandasan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Sebelum itu, setiap pengendara kendaraan bermotor menaruh atau memarkirkan di gedung ini diberi layanan gratis. Pemberian parkir gratis karena berhubung masih promo pengenalan gedung kepada seluruh lapisan masyarakat luas.

Baca: Dewan Cabut Keputusan Penolakan Peminjaman Dana ke PT SMI, RS Rujukan Segera Berdiri

Baca: Kantor BPOM Bakal di Bangun di Balikpapan, Ini Fasilitas yang Disiapkan

Baca: Astaga, Setelah tak Gratis, Jumlah Kendaraan yang Masuk Gedung Parkir Klandasan Menurun Parah

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, beralasan gedung dibangun untuk melengkapi layanan ruang publik, termasuk sebagai sumber pendapatan asli daerah Kota Balikpapan.

Seiring berjalan, Gedung Klandasan bertahap tidak hanya berfungsi sebagai lahan parkir namun juga digunakan sebagai ruang aula pertemuan berbagai acara, pusat, kuliner dan perdagangan usaha kecil menengah.

Baca: Waspada Kelompok Radikal di Balikpapan, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Baca: VIDEO - Belum Digaji 10 Bulan, Ratusan Karyawan PT Kalpataru Gelar Aksi

Kini, setiap pengendara kendaaran bermotor yang masuk ke kawasan gedung ini dikenakan biaya parkir. Saat Tribunkaltim.co, menemui Kepala Unit Pelaksana Tugas Pengelolaan Parkir Dinas Perubungan Kota Balikpapan, Hikmatullah Hardian, menjelaskan, sejak Gedung Klandasan tidak lagi gratis jelas mempengaruhi jumlah parkiran.

“Memberi pengaruh. Yang parkir sedikit menurun kalau kita bandingkan waktu masih gratis. Sampai empat hari ini rata-rata yang parkir turun,” ungkapnya saat bersua di lantai 8, Gedung Klandasan.

Baca: 148 ASN Pemkab Bulungan Dimutasi, Bupati: Bukan Karena Ada Kepentingan

Perbandingan data kunjungan saat masih gratis seharinya bisa mencapai ribuan unit kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, terutama saat momen malam tahun baru dan liburan hari besar agama. Sementara saat parkir gratisnya dicabut, selama satu hari penuh hanya mencapai seratusan unit saja.

Pengamatan Tribunkaltim.co sejak pukul 09.00 Wita sampai pukul 10.00 Wita, kendaraan yang masuk ke kawasan Gedung Klandasan ini tidak sampai berjumlah lima unit. Portal gedung parkir tidak terlihat sibuk naik turun. Sepintas hanya ada beberapa pejalan kaki yang melintasi beranda Gedung Klandasan.   

Berikut video selengkapnya:

(*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved