LIVE STREAMING - Mata Najwa di Trans 7, Ada Ketua BEM UI Jadi Bintang Tamu
Najwa mengupas aksi Zaadit tak sendiri. Ada sejumlah narasumber lain yang bakal diundang sebagai opini pebanding.
TRIBUNKALTIM.CO - Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Zaadit Tawqa mengacungkan kartu kuning untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai perdebatan.
Zaadit mangcungkan kartu kuning kepada Jokowi saat menghadiri Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia di Balairung UI, Jumat (2/2/2018).
Zaadit terlebih dahulu meniup peluit dan mengacungkan kertas kuning tinggi-tinggi ke arah presiden.
Insiden ini terjadi kala Jokowi usai berpidato dan menyalami Rektor UI Muhammad Anis.
Baca: Result Show Top 11 Indonesian Idol 2018 Usai, Ini 7 Momen Menarik yang Terekam!
Dalam video Zaadit terlihat mengenakan baju batik merah.
Ia berdiri seorang diri di antara ketika Jokowi masih hendak menyalami Rektor UI di atas panggung.
Ia sempat didekati seorang Paspampres tapi peringatan itu tak begitu digubris.
Tak lama setelah itu Zaadit nekat mengacungkan kartu kuning kepada presiden.
Zaadit kemudian digiring Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ke luar ruangan.
Zaadit nekat menngacungkan kartu kuning di hadapan Jokowi sebagai bentuk protes.
"Kita bawa tiga tuntutan, dan kita sudah sampaikan lewat aksi di stasiun (Universitas Indonesia)," tutur Zaadit.
Tiga tuntutan tersebut pertama terkait gizi buruk di Papua.
Baca: Santai, Hari Ini Sidang Cerai Ahok-Veronica Tan, Putra Sulungnya Nicholas Sean Lakukan Pekerjaan Ini
Kedua tuntutan soal dwifungsi TNI/Polri.
Kemudian ketiga persoalan Permenristekdiktir tentang Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang dinilai membatasi mahasiswa.
Setelah usai acara itu video aksi Zaadit viral di media sosial.
Aksi Zaadit lalu jadi perdebatan hangat publik dunia maya.
Netizen berdebat apakah kartu kuning yang diberikan Zaadit kepada Presiden Jokowi melanggar etika?
Ada netizen yang menyebut aksi Zaadit kelewat batas tapi ada pula memuji keberanian Ketua BEM UI 2018 tersebut.
Bagi pendukung Zaadit menilai aksi itu sebagai ungkapan kritik anak bangsa terhadap presidennya.
Tapi tak sedikit yang melihat pelanggaran etika mahasiswa dalam menyampaikan kritik kepada presiden yang ntabene simbol kehormatan negara.
Apalagi di acara Dies Natalis Kampus UI tersebut dikabarkan sudah dialokasikan waktu khusus bagi aktivis BEM UI yang ingin bertemu dengan presiden.
Lalu mengapa Zaadit memilih 'mencuri strat' dengan menyodorkan kartu ?
Aksi kontroversial itu akan dikupas tuntasoleh Najwa Shibab lewat program Mata Najwa Trans 7, Rabu (7/2/2018) malam pukul 20.00 WIB.
Najwa mengupas aksi Zaadit tak sendiri.
Ada sejumlah narasumber lain yang bakal diundang sebagai opini pebanding.
Ada Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir juga akan dihadrikan dalam perbincangan malam ini.
Selain itu Mantan Panglima TNI yang kini menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko juga akan turut serta hadir.
Baca: Karenina Sunny, Wanita Cantik yang Dimusuhi Anggota Geng Borju Girls Squad, Siapa Dia?
Ditambah politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu, politikus Partai Gerindra Desmond J Mahesa dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 5 kampus.
"Aksi Ketua BEM UI Zaadit Taqwa mengacungkan kartu kuning untuk Presiden Jokowi baru-baru ini menuai perdebatan. Ada yang setuju, tak sedikit pula yang tak sependapat. Kalau menurut kalian bagaimana?
Tonton Mata Najwa, KARTU KUNING JOKOWI, Rabu 7 Februari, pukul 20.00 WIB, LIVE di @officialtrans7." tulis unggahan akun Instagram Matanajwa.
Live Streaming Mata Najwa di Trans 7.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mata-najwa_20180123_201503.jpg)