Pemasangan Tiang Pancang di Pelabuhan Tengkayu Gunakan Ponton, Ini Alasannya

Pria yang akrab disapa Misno itu mengaku, selama proses pemasangan tiang pancang, petugas di lapangan sedikit mengalami kendala.

TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Proses pengerjaan reklamasi di bagian kanan dan kiri di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan Provinsi Kaltara telah selesai dikerjakan dan saat ini sedang proses pemasangan tiang pancang untuk pembangunan trestle. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Proses pengerjaan reklamasi di bagian kanan dan kiri yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan gedung terminal penumpang di Pelabuhan Tengakayu I Kota Tarakan Provinsi Kaltara, 100 persen telah selesai dikerjakan kontraktor yang ditunjuk Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara.

Kepala Bidang Perhubungan Laut dan ASDF Provinsi Kaltara, Riko Misno mengungkapkan, proses pengerjaan reklamasi yang rencananya untuk pembangunan gedung terminal penumpang ini menelan biaya sekitar Rp 19 miliar.

“Peningkatan sarana dan prasarana di Pelabuhan Tengkayu I, di tahap I dengan pengerjaan reklamasi ini sudah selesai. Sehingga di tahun 2018 ini masuk di tahap II yaitu pemasangan tiang pancang. Proses pemancangan tiang pancang untuk pembangunan trestle telah dilakukan, dan rencananya akhir tahun 2018 pemasangan tiang pancang selesai dilakukan,” ucapnya, Kamis (8/2/2018).

Pria yang akrab disapa Misno itu mengaku, selama proses pemasangan tiang pancang, petugas di lapangan sedikit mengalami kendala. Pasalnya pemasangan tiang ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan.

Baca juga:

Jadwal Pelaksanaan Piala Gubernur Kaltim Diundur, Ini yang Dirasakan Panitia

Pemkab Nunukan Diharapkan Atasi Kewarganegaraan Ganda Warga Perbatasan

Tampil Kekinian, Klub Asal Kolombia Rilis Jersey Bertabur Emoji, Bidik Milenial?

Oleh karena itu, untuk memasang tiang pancang ini, pihaknya menggunakan ponton.

“Pemasangan tiang pancang yang dilakukan darat itu lebih muda dibandingkan dilakukan di air. Sebab kita mengerjakan pemasangan tiang pancang ini tergantung dengan ketinggian air. Untuk itulah kita
menggunakan ponton,” katanya.

Misno mengatakan, peningkatan sarana dan prasarana di Pelabuhan Tengkayu I ini dilakukan secara bertahap, mengingat kondisi keuangan Pemprov Kaltara dan juga melihat aktivitas di Pelabuhan
Tengkayu I.

“Pelabuhan Tengkayu I ini pelabuhan yang aktif, karena dari pagi hingga sore kegiatan di pelabuhan ini selalu ada dan tidak pernah berhenti. Melihat situasi inilah untuk peningkatan sarana dan
prasarana di pelabuhan ini harus dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved