Pilkada PPU
Paslon AGM yang Pertama Datang di KPUD PPU
Bukan hanya itu, simulasi juga dilakukan di sejumlah akses jalan yang akan dilalui pasangan calon dan pendukung.
Penulis: Samir |
Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Polres Penajam Paser Utara (PPU) melakukan simulasi pengamanan untuk penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati, serta pengamanan pengundian nomor urut yang digelar, Minggu (11/2/2018) di ruangan rapat.
Bukan hanya itu, simulasi juga dilakukan di sejumlah akses jalan yang akan dilalui pasangan calon dan pendukung.
Menurut pantauan Tribun, simulasi di mulai dengan menempatkan sejumlah personel polisi di sejumlah akses jalan yang akan dilakukan pasangan calon.
Baca: Sejak Tahun 2014 ASN di Kota Ini, Gajinya Telah Dipotong 2,5 Persen untuk Zakat
Mulai dari pertigaan Taman Rozaline, kemudian di belakang rumah sakit sampai akes jalan di dekat Kantor Dinas Perhubungan.
Bukan hanya itu, di depan Kantor KPUD yang akan dilalui paslon sudah terpasang pagar berduri.
Sementara simulasi yang digelar di dalam ruangan, anggota polisi sebagai salah satu calon melakukan aksi protes, kemudian merangsek maju di meja anggota KPUD yang sedang melakukan pleno.
Baca: Viral saat Banjir Ini Loh Warung Pecel Lele Cak Hendrix, Cobain Menunya deh, Bikin Nagih!
Namun tak lama kemudian sejumlah personel langsung mengamankan calon tersebut agar tidak terus mendekati meja.
Bukan hanya itu, dari samping ruangan tiba-tiba muncul sejumlah personel polisi dan langsung mengamankan anggota KPUD dan membawa keluar ruangan.
Dalam simulasi ini disaksikan Kapolres AKBP Sabil Umar, Wakapolres Kompol Nina Ike Herawati dan Ketua KPUD Feri Mei Efendi.
Usai simulasi, Kapokres AKBP Sabil Umar mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk melakukan pengamanan agar kegiatan yang akan digelar di KPUD bias berlangsung aman.
Baca: Pleno Undian Nomor Urut, 4 Paslon Pilgub Kaltim Diimbau Kenakan Pakaian Adat
Ia mengatakan ada sejumlah tempat yang akan diamankan selama penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati serta pengundian nomor urut. Ia menjelaskan, pihaknya juga akan mengatur mengenai paslon yang datang terlebih dahulu dan pulang.
"Yang datang pertama itu adalah pasangan Abdul Gafur Mas'ud-Hamdam, kemudian disusul Mustaqim-Sofyan Nur dan terakhir Andi Harahap-Fadly Imawan. Kemudian pulang dimulai pasangan Andi Harahap-Fadly Imawan, kemudian Mustaqim-Sofyan Nur dan terakhir AGM. Jadi nanti akan kami atur agar pendukung tidak saling ketemu di jalan saat dating maupun pulang," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/abdul-gafur-masud_20180203_092440.jpg)