Pengurus PPTI 7 Kecamatan di Kutim Dilantik

saat ini penderita TB yang terdata baru 62 persen dari target 85 persen. Sehingga perlu lebih banyak kader di masyarakat

Pengurus PPTI 7 Kecamatan di Kutim Dilantik
Net/Google
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.SANGATTA - Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Kabupaten Kutai Timur akan melantik pengurus PPTI di kecamatan, Senin (19/2).

Tujuh kecamatan yang akan mengikuti pelantikan adalah, Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung, Bengalon, Sangkulirang dan Muara Wahau.

Baca: Heboh, Digilai Kaum Hawa, Inilah Saat Tangan Raffi Ahmad Nyaris Sentuh Bagian Sensitip Syahrini

Pelantikan pengurus PPTI di tingkat kecamatan, menurut Ketua PPTI Kutim, Tirah Satriani Kasmidi Bulang untuk lebih menyukseskan gerakan Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TB di seluruh wilayah Kutai Timur.

Dimana saat ini penderita TB yang terdata baru 62 persen dari target 85 persen. Sehingga perlu lebih banyak kader di masyarakat yang mau menggerakkan program TOSS TB. Termasuk di tingkat kecamatan.

Baca: Akhirnya, Gubernur Pilih Pria ini Jadi Plt Walikota Samarinda

"Target kita untuk penemuan kasus baru penderita TB, baru 461 kasus, sementara target yang ingin dicapai 749 kasus. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi juga perluasan pengurusan PPTI, tidak hanya di kabupaten saja, melainkan di tingkat kecamatan juga. Dengan begitu, bisa terangkul kader-kader di tingkat kecamatan yang akan bergerak ke desa-desa guna pemberantasan TB," ujar Tirah, Selasa (13/2).

Selain itu, perluasan jaringan dengan kepengurusan di tingkat kecamatan juga akan meningkatkan jumlah kader Pengawas Menelan Obat (PMO) hingga ke tingkat desa. Kader PMO tak hanya mendampingi penderita agar rutin meminum obat dan mencari penderita baru, tapi juga menggelar sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pencegahan dan penanganan TB.

Baca: Jualan Bensin Eceran Selama 50 Tahun, Kakek Tunanetra Ini Cuma Berharap dari Kejujuran Pembeli

"TB saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur. Berbagai tantangan program pengendalian TB seperti TB - HIV, TB kebal obat (TB-MDr), TB pada anak, dan TB dengan gizi buruk terus menjadi perhatian kami. PPTI Kutim terus bergerak di masyarakat, menggandeng seluruh lapisan warga untuk bersama-sama memerangi TB. Mengajak masyarakat juga pelajar, mulai dari tingkat SD untuk hidup bersih dan sehat," beber Tirah.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved