Lebih Rp 13 Miliar Digelontorkan Bangun Pasar Tradisional di Wilayah Kaltara

Presiden Joko Widodo, sebut Hartono, menginginkan terbangunnya 1.000 unit pasar baru setiap tahun.

Lebih Rp 13 Miliar Digelontorkan Bangun Pasar Tradisional di Wilayah Kaltara
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Aktivitas perniagaan di Pasar Induk Bulungan diabadikan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Disperindagkop Kalimantan Utara mengklaim kegiatan revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional di sejumlah daerah di Kalimantan Utara tengah siap untuk diproses lelang.

Instansi ini masih menyiapkan dokumen administrasi yang dibutuhkan dalam proses pelelangan.

Kepala Disperindagkop Kalimantan Utara Hartono menargetkan empat paket pembangunan infrastruktur sudah siap lelang bulan Februari ini.

Kemudian sepanjang Maret akan masuk tahap lelang hingga tercapai penandatanganan kontrak kerja kegiatan.

"Tidak bisa kita tunda-tunda lagi. Kami sedang menyiapkan dokumennya. Insyaa Allah bulan Maret nanti sudah harus jalan pembangunannya. Minimal di pertengahan bulan depan sudah teken kontrak," kata Hartono kepada Tribun, Jumat (16/2/2018).

Pasar yang akan dibangun lewat anggaran APBD ialah Pasar Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan. Anggaran yang disiapkan Disperidagkop untuk membiayai proyek tersebut senilai Rp 1.846.100.000.

"Yang di Pulau Bunyu itu sifatnya revitalisasi pasar yang sudah ada. Ini usulan dari masyarakat juga supaya kenyamanan pasar lebih baik. Orang yang berusaha dan berbelanja di situ makin banyak juga," kata Hartono.

Baca juga:

Apa Kabar Jersey David Beckham yang Diberikan kepada Andik Vermansah?

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved