Berita Eksklusif

Tak Kunjung Berangkatkan Jamaah Umroh, Kemenag Kaltim Surati Abu Tours

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim sudah memberikan surat kepada PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours).

Tak Kunjung Berangkatkan Jamaah Umroh, Kemenag Kaltim Surati Abu Tours
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Suasana Kantor Abutours di jalan Jendral Ahmad Yani Sungai Pinang Samarinda tampak tutup tanpa ada aktivitas, Rabu( 14/2/ 2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim sudah memberikan surat kepada PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours). Surat yang diteken Kepala Kanwil Kemenag Kaltim ini diterbitkan pada 12 Februari lalu. Intinya, meminta PT ABU Tours untuk memberangkatkan jamaah.

"Betul, Kakanwil sudah ambil menerbitkan surat," kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kaltim Abdul Khalik, Senin (19/2/2018).

Dalam surat tersebut, Kemenag Kaltim meminta PT ABU Tours menyelesaikan keberangkatan jamaah yang sudah terdaftar dengan melakukan penjadwalan ulang. Menurut Khalik, keluarnya surat tersebut setelah memerhatikan kondisi objektif dan laporan masyarakat terkait penyelenggaraan umroh oleh PT ABU Tours.

Baca: Calon Jamaah Merasa Ada Kejanggalan Travel Umrah, Silakan Lapor Kemenag

"Memastikan seluruh jamaah yang terdaftar diberangkatkan sesuai jadwal," demikian point kedua surat Kemenag Kaltim.

Kemenag Kaltim juga meminta Abu Tours menghentikan sementara pemasaran paket umroh, sebelum menyelesaikan persoalan dengan jamaah yang belum diberangkatkan. Terakhir, Kemenag Kaltim meminta Abu Tours melaporkan hasil tindak-lanjut dari perbaikan manajemen secara berkala.

Khalik pun memberikan lima tips pasti umroh yang wajib dijadikan pedoman bagi warga yang ingin umroh. "Pastikan travel berizin, pastikan jadwal keberangkatan, pastikan akomodasi, pastikan tiketnya. Terakhir, pastikan visanya. Ini lima tips pasti umroh," tutur Khalik.

Kepada travel, Khalik berpesan untuk melaksanakan kesepakatan perihal referensi tarif umroh yang sudah diatur Kemenag. "Ya diharapkan kepada penyelenggara umroh untuk memperhatikan kesepakatan dengan Kemenag tentang batas referensi harga di atas Rp 20 juta," kata Khalik.

Baca: Sudah Bayar Ratusan Juta, Calon Jamaah Umroh Ini tak Kunjung Berangkat ke Tanah Suci

Kasi Haji dan Umroh Kemenag Samarinda Muslim mengaku pihaknya masih mengumpulkan data-data dan laporan dari jamaah yang tak kunjung diberangkatkan melalui Abu Tours. Bahkan, kata Muslim, penyelesaian persoalan tersebut bisa saja melibatkan kepolisian.

"Kami sedang kumpulkan data-data dulu. Nanti polisi bisa menindaklanjutinya," kata Muslim, saat dikonfirmasi Senin (19/2).

Muslim mengungkapkan, saat ini beberapa jamaah yang tak kunjung berangkat sudah ada yang melaporkan hal tersebut ke kepolisian. "Sudah ada jamaah yang lapor ke polisi," ucapnya.

Baca: Maruarar Sirait: Saya yang Bersalah, Itu Tanggung Jawab Saya 100 Persen

Sebelumnya, Muslim mengingatkan agar jamaah tak tergiur dengan promo penawaran paket umroh. Pemerintah, kata Muslim, sudah menetapkan batas bawah tarif umroh, yakni Rp 20 juta.

"Jangan tergiur promo. Apalagi yang janji bayar sekian, nanti diberangkatkan tahun depan. Ini bahaya," tuturnya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved