Breaking News:

BSB Hampir Beroperasi, Polresta Samarinda Siapkan Polsek Kawasan Bandara

Dia menjelaskan, rencana penambahan Polsek tersebut telah diajukan Polresta Samarinda ke Polda Kaltim.

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Kholish Chered
Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Salah satu sudut di Bandara Samarinda Baru. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polresta Samarinda direncanakan akan melakukan sejumlah penambahan Polsek baru.

Tercatat terdapat lima Polsek yang akan dibangun, diantatanya Polsek Loa Janan Ilir, Polsek Sambutan, Polsek Samarinda Kota, Polsek Sungai Pinang dan Polsek Kawasan Bandara.

Hal tersebut diungkapkan Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan.

Dia menjelaskan, rencana penambahan Polsek tersebut telah diajukan Polresta Samarinda ke Polda Kaltim.

Dan, hingga saat ini progres pengajuan tersebut terus berjalan.

"Sudah kita ajukan ke Polda soal pemekaran sejumlah Polsek," ucapnya, Rabu (21/2/2018).

Lanjut dia menjelaskan, proses lahirnya Polsek baru tersebut tidak bisa terealisasi dalam waktu dekat ini, pasalnya sejumlah persiapan dan kelengkapan harus dipenuhi.

Mulai dari lahan pembangunan gedung, personel, hingga kelengkapan lainnya.

Pasalnya, saat ini Polda Kaltim tengah mempersiapkan pembentukan Polda Kalimantan Utara, yang memerlukan personel dalam jumlah yang tidak sedikit.

"Inikan sangkutannya dengan personel, lalu tempat pembangunan. Kalau personel kita juga masih kurang, dan saat ini Polda Kaltim tengah mempersiapkan Polda Kaltara," tuturnya.

Saat ini, jumlah personel Polresta Samarinda masih belum ideal, dengan perbandingan 1 polisi menjaga 1000 warga (1:1000), padahal idealnya 1 polisi menjaga 400 warga (1:400).

Dia menilai, pembentukan Polsek baru tersebut dianggap sangat perlu, untuk pelayanan yang cepat terhadap warga.

Terlebih dikabarkan dalam waktu dekat Bandara Samarinda Baru (BSB) sudah dapat beroperasi pada Juni mendatang.

"Perlu, untuk antisipasi gangguan Kamtibmas, terlebih kita ada bandara kelas internasional, dan ini juga tuntutan masyarakat, agar cepat penanganan jika ada masalah," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved