Muis dan Tiga Tersangka Lain Peragakan 23 Adegan, Ternyata Orangutan Ditembak dari Jarak 15 Meter

“Dengan reka ulang, terlihat bagaimana para tersangka memberondongkan peluru dari jarak sekitar 15-20 meter,” ujar Yuliansyah.

TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Proses reka ulang kasus pembunuhan orang utan di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutim oleh jajaran penyidik Satreskrim Polres Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Untuk lebih menggambarkan situasi dan kondisi di lapangan, tim penyidik Satreskrim Polres Kutim menggelar rekonstruksi kasus penembakan orang utan di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Rekonstruksi yang melibatkan seluruh tim, baik kepolisian, TNK, kejaksaan, serta disaksikan masyarakat setempat digelar di TKP, Rabu (21/2/2018).

Empat tersangka yakni, Muis (36), Andi (37), Nasir, dan Rustam (37) digelandang dari rutan Polres Kutim ke TKP untuk memperagakan setiap menit yang dilakukan sesaat sebelum peristiwa penembakan, saat peristiwa penembakan, hingga setelahnya.

Baca juga:

Kaltara Simpan Potensi Listrik 18.100 MW dari Sungainya, Investor Sudah FS dan Jalin MoU

Sempat Diikuti Tentara Malaysia di Darat, Personel TNI Juga Diintai dari Helikopter

Begini Cara Kidambi Srikanth Siasati Aturan BWF yang Mengikat Pemain Papan Atas Dunia

Ada sekitar 23 adegan yang diperagakan keempatnya. Termasuk bagaimana keempatnya memberondong hewan dilindungi tersebut hingga terdapat 130 butir peluru.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kasatreskrim AKP Yuliansyah mengatakan reka ulang sengaja digelar di tempat kejadian, agar peristiwa yang terjadi tergambar jelas.

Berikut posisi-posisi para tersangka dan orangutan yang menjadi sasaran mereka.

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved