Sasar 76.917 Anak di Lima Kecamatan, Dinkes Kutim Gelar Imunisasi Difteri Tahap II

imunisasi massal tahap I dengan target 50.000 anak, belum mencapai target. Sehingga, Dinkes Kutim meminta Kementerian Kesehatan RI

Sasar 76.917 Anak di Lima Kecamatan, Dinkes Kutim Gelar Imunisasi Difteri Tahap II
Tribun Kaltim/Margaret Sarita
Penyuntikan vaksin difteri di pos pelayanan kesehatan Kantor Camat Sangatta Utara 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Imunisasi massal difteri kembali digelar mulai hari ini, R abu (21/2) di lima kecamatan se Kabupaten Kutai Timur yang sudah ditemukan suspect. Imunisasi massal dibagi dalam dua jenis. 

Ada yang tahap II, khususnya untuk Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan, karena sudah melaksanakan tahap I.

Tinggal delapan sekolah saja yang belum melaksanakan tahap I ikut dalam momen ini.  Sedangkan tiga kecamatan lainnya, yakni, Teluk Pandan, Kaubun dan Bengalon melaksanakan Imunisasi Difteri massal tahap I.

 Baca: Jumlah PHK Berkurang, Banyak Perusahaan yang Serap Tenaga Kerja?

Imunisasi difetri massal di Kecamatan Sangatta Utara digelar di aula kantor Camat. Sejak pukul 8 pagi, para orang tua sudah membawa anak mereka untuk mendapatkan vaksin difteri. Sama seperti tahap I, vaksin kali ini pun hanya diperuntukkan bagi anak-anak usia 1-19 tahun.

 “Untuk tahap II dan sebagian tahap I di tiga kecamatan, kita menyasar 76.917 anak. Dengan harapan, semua sasaran yang dihitung berdasarkan jumlah anak kelompok umur 1-19 tahun di lima kecamatan tersebut, bisa mendapatkan vaksin difteri yang akan kami berikan hingga 15 Maret mendatang,” kata Ketua Penanganan Pelaksana KLB Difteri Kutim, Yuwana Sri Kurniawati.

Diakuinya, imunisasi massal tahap I dengan target 50.000 anak, belum mencapai target. Sehingga, Dinkes Kutim meminta Kementerian Kesehatan RI, untuk penambahan logistik dan sudah dipenuhi.  “Jadi, tahap II ini, kami sudah mendapat tambahan logistic untuk pelaksanaan hingga Maret mendatang dengan menyasar lima kecamatan yang terdeteksi ada suspect difteri,” ujar Yuwana.

Baca: Truk Kontainer Masih Boleh Masuk Dalam Kota Tanjung Redeb, ini Alasan Dishub

 Vaksin tahap kedua di berikan kepada anak anak yang telah mendapatkan vaksin di tahap pertama.

Dengan pemberian vaksin yang berbeda, yaitu untuk usia dari 1-5 mendapat vaksin pentabio, sementara usia 5-7 diberikan vaksin difteri tetanus (Dt)dan usia 7-19 di berikan Vaksin Tetanus Difteri(Td), sementara untuk orang dewasa pihaknya hanya memberikan imbauan untuk  menjaga kebersihan dan memakai masker mulut.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved