Sembilan Personel Sempat Kecewa Disuruh Pulang Saat Sudah Berada di Patok C200

Pagi sekitar pukul 09.00 melaporkan kepada Komandan Korem, sekitar pukul 16.25 tiba-tiba ada panggilan telepon satelit yang masuk.

Sembilan Personel Sempat Kecewa Disuruh Pulang Saat Sudah Berada di Patok C200
Istimewa
Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung saat melakukan patroli di blank post area 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Rasa kecewa sempat menghinggapi para personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri  621/Manuntung saat mereka diminta pulang ketika sudah berada di Patok C200 atau sudah sekitar 15 hari perjalanan melakukan patroli di blank post area.

“Saya laporkan ke Danrem kalau logistik tinggal dua hari. Sehingga mereka disuruh pulang. Karena sudah di Patok C200 disuruh pulang, mereka kecewa,” ujar Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri  621/Manuntung, Letkol Infanteri Rio Neswan, Rabu (21/2/2018).

Sembilan personel yang sedang melaksanakan misi di perbatasan Republik Indonesia- Malaysia itu meminta diberikan kesempatan menyelesaikan patroli, meskipun dengan logistik yang sangat menipis.

Baca juga:

Kaltara Simpan Potensi Listrik 18.100 MW dari Sungainya, Investor Sudah FS dan Jalin MoU

Sempat Diikuti Tentara Malaysia di Darat, Personel TNI Juga Diintai dari Helikopter

Begini Cara Kidambi Srikanth Siasati Aturan BWF yang Mengikat Pemain Papan Atas Dunia

“Mereka kemudian membagi dua tim. Sebagian membuat helipad dan sebagian menyelesaikan perjalanan. Pada 3 Februari 2018, satu tim ini sudah sampai di patok terakhir di C481,” ujarnya.

Setelah tiba di tujuan akhir, tim patroli tidak pernah menyampaikan laporan hingga hari keenam mereka dalam perjalanan pulang. Padahal seharusnya setiap dua sampai tiga hari harus menyampaikan laporan.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved